Dan Kubalai Khan Pun Tewas Di Tangan Laskar Tarik Majapahit

Dan Kubalai Khan Pun Tewas Di Tangan Laskar Tarik Majapahit






Sayatan Kulit kepala Ku Balai Khan yang masih ada sisa sisa rambutnya, sengaja ditempelkan di Singgasana Raja Majapahit. Dan pada saat Gelar Pendirian Kerajaan Majapahit singgasana yang ditempeli kulit kepala dan rambut Ku Balai Khan itu pun ditunjukkan ke seluruh penduduk Kerajaan Majapahit.

" Kerta Rajasa Jaya Wardhana telah membasmi Tartar. Dan Sayatan Kulit Kepala Dan Rambut nya tertempel di singgasana Majapahit..'

Catatan istana Tiongkok memang tidak menceritakan kematian Ku Balai Khan dengan detail, apalagi tewas di Pulau Jawa. Akan tetapi fakta bahwa Ku Balai Khan diumumkan mengundurkan diri dan meninggal beberapa bulan kemudian, adalah tesis yang memperkuat klaim tewasnya Ku Balai Khan di sekitar delta Sungai Brantas. 

Tartar mengalami kekalahan telak. Dan dikabarkan bahwa pasukan yang kembali ke Tiongkok berjumlah 10 ribuan pasukan (Berita Istana Tiongkok). Sementara dalam pertempuran dengan Gelang Gelang diberitakan bahwa Pasukan Tartar memenangkan perang melawan 300 an ribu pasukan Gelang Gelang di Daha, Kedhiri (Berita Istana Tiongkok)





Berdasarkan berita Tiongkok sebenarnya dapat disimpulkan bahwa tidak mungkin dalam kondisi alam seperti di Pulau Jawa 300 ribu pasukan dikalahkan hanya dengan 10 ribu pasukan berkuda Tartar. Sementara dalam catatan Istana Tiongkok yang lain menyatakan bahwa pasukan berkuda Tartar yang turun dari Kapal Perang setelah berlayar hampir 6 bulannan di Laut kesulitan menghadapi Medan pertempuran yang dipenuhi sungai dan juga hutan lebat di Jawa. Catatan Istana Tionghoa mengatakan bahwa pasukan Tartar banyak tewas karena tidak mengenal Medan Perang berhutan dan penuh sungai yang mematikan. Berbeda dengan Medan Perang dataran luas dan Gurun seperti di China dataran.

Artinya 10 ribu pasukan yang dikabarkan kembali ke Istana Tiongkok adalah pasukan sisa pasukan hasil peperangan di Jawa. Dan arti yang kedua bahwa pasukan China yang dikirim berperang melawan Gelang Gelang paling tidak setara jumlahnya atau mungkin kurang sedikit dari pasukan Gelang Gelang. Atau jika diperhitungkan pasukan Wijaya dari Tarik, paling tidak angka Pasukan Tiongkok masih mencapai 200 ribu sampai 250 ribu pasukan. Pasukan bantuan dari Tarik tak akan lebih dari 10 ribuan pasukan, karena Tarik pada waktu itu masih desa kecil dan belum memiliki kekuatan tentara yang besar. Meskipun Wijaya membawa seluruh keluarga Keraton Singashari pindah ke delta Sungai Brantas di Hutan Tarik (Wilayah Kabupaten Sidoarjo sekarang).

Kekalahan telak Ku Balai Khan ini bahkan membuat jeri para Khan pengganti Ku Balai Khan untuk menyerbu kembali Pulau Jawa. 

Terbukti selama 74 tahun sebelum kehancuran Dinasti Yuan Ku Balai Khan, Dinasti Tiongkok dari Tartar itu tak berani kembali menginjakkan kaki di tanah Jawa. 

Akan tetapi sisa sisa pasukan yang masih hidup dan ditinggalkan di Pulau Jawa membuat ulah dengan membuat berbagai kekacauan di wilayah Majapahit. Berbagai peperangan yang terjadi kemudian di Majapahit adalah hasil spionase dan ulah pengacauan, ulah adu domba sisa sisa tentara Tiongkok yang tertinggal di Pulau Jawa.




Siapakah Ku Balai Khan ?
Ku Balai Khan adalah Kakak Hulagu Khan yang menghancurkan Baghdad dan meruntuhkan Dinasti Islam Abbasiyah (1258), 35 tahun sebelum Ku Balai Khan dihancurkan oleh Raden Wijaya dan pasukan Tarik.

Ku Balai Khan dan Hulagu Khan adalah cucu dari Jengis Khan. Memasuki Pulau Jawa, ekspedisi Gengish Khan berhenti tidak mampu berlanjut. Bahkan Ku Balai Khan tewas setelah Perang Daha menghancurkan Gelang Gelang. Raden Wijaya menghancurkan Ku Balai Khan, bahkan membuat cucu penghancur besar itu pun tewas. 

Kehancuran Baghdad 35 tahun sebelumnya berhasil dibalaskan dengan telak oleh Raden Wijaya dan Pasukan Tarik Majapahit.







Tertarik untuk membaca ?
Ikuti serial Majapahit Empire 13 M di fizzo.org

Lihat Link : www.fizzo.org
Ketikkan Kode Undangan
A66759615
(Kode Undangan Penulis)

Fizzo adalah platform cerita dari Singapura

Download :
https://api.tmtreader.com/s/Zs82ef8aX/?share_token=6bcdb40d-8537-448c-91eb-9639ff57d0e4



Ini novel yang luar biasa untukmu:"Majapahit Empire 13 M" 🌟🌟🌟🌟🌟 Ayo, periksa sekarang.

https://www.fizzo.org/page/share/?bid=7748146449791057149&isNew=1&from=whatsapp&group=2&d=5800252469827565309&u=7742099622700463358&language=id&region=ID http://p19-novel-sg.ibyteimg.com/img/novel-images-sg/b55ee3caea54ec9325a40307ef7783c0~tplv-resize:570:810.jpg?share_token=3fb2cb66-6fc9-4830-9b61-c7ef5d3fa6a6




Setting Waktu Novel



1293 
1037., 256 tahun dari Airlangga
1258, 35 tahun Baghdad dihancurkan Hulagu Khan

Pada 1293 dikabarkan Ku Balai Khan mundur sebagai Kaisar (kabar palsu, padahal tewas setelah dihancurkan oleh Laskar Majapahit, Istana Tiongkok berinisiatif menutupi fakta, akan tetapi inisiatif ini terbongkar oleh berbagai catatan yang dibuat sendiri oleh Istana Tiongkok). Raja Tiongkok diteruskan oleh Temur Khan. Ku Balai Khan meninggal pada tahun 1294. Akan tetapi detil kematian Ku Balai Khan yang tidak jelas membuat para seniman penulis menkoneksikan kematian Ku Balai Khan dengan Raden Wijaya. Ku Balai Khan mati di Jawa oleh pasukan Raden Wijaya. Kematian Ku Balai Khan ini bersesuaian dengan kehancuran Pasukan Mongol di Pulau Jawa, dan praktis menghentikan selusuh penaklukan gila-gilaan yang dilakukan ke seluruh Asia, Jepang, Korea, Vietnam, bahkan sampai menyentuh Pulau Jawa. Akan tetapi meski kalah Dinasti Yuan masih menguasai China sampai 74 tahun kemudian.  Akan tetapi anehnya mereka jeri untuk datang kembali ke Jawa. Baru pada tahun 1368 Dinasti Yuan dihancurkan oleh pendiri Dinasti Ming. Padahal kedatangan mereka ke Pulau Jawa sebelum nya karena menuntut pemotongan telinga utusan Ku Balai Khan. Penghinaan Wijaya di Pulau Jawa tidak membuat Dinasti Yuan bergerak kembali menyerang Majapahit. Pukulan telak membuat mereka jeri kembali ke Pulau Jawa. 


10 November 1293
Raden Wijaya mendirikan Kerajaan Majapahit


1368 (74-75 tahun kemudian)
Zhu Yuanzhang berhasil mengusir kembali ke Mongol Dinasti Yuan . Zhu Yuanzhang mendirikan Dinasti Ming. Berdirinya Dinasti Ming membuat komunikasi dengan Majapahit di Pulau Jawa kembali terbangun. Musuh Dinasti Yuan (Ku Balai Khan) adalah setengah sahabat bagi Majapahit. Komunikasi yang bersahabat terjadi dengan baik dengan Dinasti Ming. 



Lebih baru Lebih lama