Forum Jamsos Ingatkan Dewas BPJS Terpilih Agar Tidak Hanya Makan Gaji Buta

Forum Jamsos Ingatkan Dewas BPJS Terpilih Agar Tidak Hanya Makan Gaji Buta





Jakarta, Informatika News Line, 5/2/2026

Forum Jamsos Lintas Federasi dan Konfederasi ingatkan agar Dewan Pengawas (Dewas) BPJS, baik Dewas Ketenagakerjaan maupun Dewas Kesehatan harus benar-benar berfungsi sebagai instrumen pengawas. Jangan hanya makan gaji buta saja.

Sikap kritis itu disampaikan Koordinator Forum Jamsos, KRH.HM.Jusuf Rizal,SH menjawab pertanyaan media di Jakarta, Kamis malam (5/2), setelah terpilihnya Dewas BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan Periode 2026-2031 oleh Komisi IX DPR RI.

Menurut aktivis penggiat anti korupsi, berdarah Madura-Batak itu, masyarakat banyak berharap kepada Dewas BPJS, agar betul-betul menjalankan fungsinya sebagai instrumen pengawas. Bukan sekedar hanya ikut goyangan Direksi, apalagi goyangannya salah.
 

Klik Link Berikut Untuk Informasi Lebih Lanjut ...... Dewan Pengawas BPJS Harus Mengawasi Lebih Ketat Pengelolaan BPJS Ketenagakerjaan Dan Kesehatan



 

 

 

Giat APMISO Dengan Mie Burung Dara

 

 

Sidoarjo, Apmiso

Apmiso Kabupaten Sidoarjo menyelenggarakan kegiatan praktek mengolah mie menjadi makanan yang lezat dengan Akademi Mie Burung Dara. 

 

Klik Link Berikut Untuk Informasi Lebih Lanjut Kegiatan Apmiso Dengan Akademi Mie Burung Dara  



Apmiso Sidoarjo Bertemu Dan Berdiskusi Dengan Dr. Ir. Mangesti Waluyo Sedjati MM 

 

Pengurus APMISO Kabupaten Sidoarjo, bertemu dengan salah satu pengusaha professional Jawa Timur, Dr. Ir. H. Mangesti Waluyo Sedjati, MM., di bilangan Waru Sidoarjo pada Rabu (21/01/2026).

Dr. Ir. H. Mangesti Waluyo adalah pendiri, C.M.O, dan juga Owner PT. SAMUDRA KUALITA MINA (PT. Samudera Kualita Mina), salah satu perusahaan yang bergerak di industri perikanan, terutama pada pengolahan dan ekspor produk laut dan berbagai produk olahan lainnya

 

Baca : Klik Link Berikut Untuk Melihat Tulisan Kunjungan APMISO Sidoarjo Lebih Lanjut 

 


Pembahasan Raperda Fasilitasi Pesantren DPRD Sidoarjo Siap Dukung Operasionalisasi Ratusan Pesantren






Sidoarjo, Informatika News line
Rapat pembahasan Raperda Fasilitasi Pesantren yang diajukan sebagai Raperda Inisiatif dari Komisi D sejak 11 Agustus 2025, mulai dibahas lebih detail dalam raker yang digelar Selasa siang (13/01/2026).

Team pembahas Rakerda dari Komisi D DPRD Sidoarjo, unsur Pemerintah Daerah, dan juga entitas Pesantren, membahas secara bertahap dan serius berbagai ketentuan penting dalam Raperda ini. Pembahasan Raperda Fasilitasi Pesantren diharapkan segera selesai untuk menjamin legalitas penuh penggunaan dana APBD bagi pesantren, termasuk santri, dan pengasuh pesantren, sekaligus memutus rantai potensi penyimpangan anggaran ganda demi keadilan sosial.

Langkah pembahasan Raperda Fasilitasi Pesantren ini menjadi tonggak sejarah baru bagi realisasi penyiapan dana dan berbagai keperluan terkait Fasilitasi Pesantren di Kabupaten Sidoarjo. Pasalnya di tingkat Nasional Pesantren masih menjadi entitas pendidikan yang dipandang sebelah mata oleh Pemerintah.

Data dari Direktorat Pesantren Kementerian Agama RI, mencatat dana yang disiapkan oleh pemerintah Pusat untuk Pondok Pesantren sampai pertengahan tahun 2025 lalu tak lebih dari 197 milyaran rupiah, dari total dana pendidikan sebesar 61 Trilyun rupiah lebih yang dibelanjakan oleh pemerintah untuk pendidikan konvensional. Dalam perhitungan yang dilakukan oleh Informatika News line, realisasi pemberian biaya pendidikan untuk lingkungan pondok pesantren ini tak lebih dari 0,3 % saja dari total biaya pendidikan yang diberikan oleh pemerintah kepada pendidikan formal. Yang lebih miris lagi, bantuan pemerintah ini pun hanya mencakup tak lebih dari 590 ribu santri di seluruh Indonesia, dari 10 juta santri yang ada di seluruh Indonesia. Buntunya dana untuk pesantren dari pemerintah Pusat ini melanggar ketentuan dari Konstitusi UUD 1945 yang mengamanahkan bahwa biaya pendidikan ada dalam tanggungan negara. 

 

Baca Klik Link Berikut Untuk Membaca Lebih Lanjut : RAPERDA Revisi Kebijakan Pemerintah Pusat Bertahun-Tahun Lupakan Pendidikan Pesantren 

 

 

APBN Buat Bayar Hutang Whoosh ? Purbaya Bilang Saya Belum Dihubungi Soal Itu



 

APBN Buat Bayar Hutang Whoosh ? Purbaya Bilang Saya Belum Dihubungi Soal Itu



Jakarta, 10/10/2025

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa pihaknya belum dihubungi tentang ide menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk dipakai membayar sebagian hutang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung alias Whoosh yang dioperasikan oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). 


Baca Klik Link Berikut Untuk Membaca Lebih Lanjut : Hutang 166 Trilyun Rupiah, dan Kewajiban Membayar Bunga Hutang 2 Trilyun Setahun, Harus Ditanggung Oleh Kereta Cepat.




Sampang, Informatika News Line, 16/09/2025

Dewan pendidikan Kabupaten Sampang, Hasan Rohmad, menyoroti sejumlah bangunan sekolah yang mengalami kerusakan di Kabupaten Sampang dalam beberapa tahun terakhir. Hasan menekankan pentingnya kolaborasi antara Disdik Kabupaten Sampang dan Sekolah


Klik Link Berikut Untuk Membaca Berita Selanjutnya: Wakil Bupati Meminta Akses Layanan Pendidikan Di Kabupaten Sampang Ditingkatkan.




  Baca juga : Fokus Jawa Timur 

FOKUS JAWA TIMUR 

Rubrik Fokus Jawa Timur, liputan kabar ter up date dipersembahkan oleh  POLKRIM (Politik Ekonomi Regulasi Dan Kemasyarakatan) Informatika News Line. 



Lomba Bina Kreativitas Peserta Didik dan Pendidik PAUD dalam Rangka Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Dinas Pendidikan Kota Kediri 


Kediri, Informatika News Line, 27/05/2025

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2025, Dinas Pendidikan Kota Kediri menyelenggarakan Lomba Bina Kreativitas Peserta Didik dan Pendidik PAUD. 

Acara yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kota Kediri ini berlangsung dengan meriah.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik dan pendidik PAUD se-Kota Kediri dengan penuh semangat dan antusiasme.

Tema Hari Anak Nasional tahun 2025 adalah “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”.



Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan minat, bakat, seni, dan kreativitas baik pada peserta didik maupun pendidik PAUD. 

Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana penting dalam menanamkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme sejak usia dini.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Moh. Anang Kurniawan S.STP., MM. hadir dan menyampaikan sambutannya.

Kepala Dinas, Anang Kurniawan menyampaikan rasa gembira nya pada kegiatan Hari Anak Nasional yang berlangsung meriah.

“ Melalui lomba kreativitas ini, kita tidak hanya memberi ruang untuk bermain dan belajar, tetapi kita juga membangun rasa percaya diri, keberanian, serta kemampuan berekspresi anak-anak, " kata Anang Kurniawan.

" Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendidik dan orang tua yang telah mendampingi anak-anak dengan penuh kasih sayang, serta kepada panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan sangat baik.” 

Anang juga menyampaikan maksud dan tujuan digelarnya kegiatan ini.

Menurut Anang paling tidak ada 4 point yang menjadi maksud dan tujuan kegiatan lomba 

Yang pertama adalah menumbuh kembangkan minat, bakat, seni, dan kreativitas peserta didik dan pendidik PAUD.

Yang kedua maksud dan tujuan nya adalah untuk menanamkan nilai-nilai cinta tanah air dan nasionalisme sejak usia dini.

Kemudian, tujuan selanjutnya adalah untuk Memotivasi pendidik PAUD untuk mampu berkreasi, berinovasi, dan berkompetisi melalui media pembelajaran.

Yang terakhir adalah bertujuan untuk menanamkan nilai sportivitas dalam kompetisi guna meningkatkan mutu pendidikan PAUD di Kota Kediri.


Lomba Yang Digelar 

Lomba digelar untuk para pendidik PAUD dan juga termasuk anak-anak didiknya.

Jenis Lomba yang diperuntukkan para pendidik PAUD diantaranya adalah 

(1) Lomba Senam “Anak Indonesia Hebat”

(2) Lomba Pembuatan APE (Alat Permainan Edukatif) dari bahan daur ulang

(3) Lomba Poster Edukasi


Sedangkan lomba yang digelar untuk  Anak-anak didik PAUD meliputi 

(1) Lomba Lari Rintangan

(2) Festival Kreasi 3M Lingkungan Sekitar

(3) Festival Tari “Tujuh Kebiasaan Baik Anak Indonesia Hebat”

(4) Lomba Cerita Pengalaman

 

Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik dan pendidik dari seluruh lembaga PAUD di Kota Kediri. 

Mereka menampilkan kreativitas luar biasa melalui berbagai lomba yang telah disiapkan panitia.

Melalui kegiatan ini, diharapkan akan muncul generasi muda yang tidak hanya cerdas dan kreatif, namun juga memiliki karakter kuat dan semangat nasionalisme tinggi.

" Semoga kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan pendidikan anak usia dini yang bermutu, menyenangkan, dan bermakna" kata Kepala Dinas Anang Kurniawan menutup kata sambutan nya.


 (Sugengwahyu)
















Lebih baru Lebih lama