Tiga Kandidat Calon Sekda Magetan Diumumkan, Masih Sedikit Sama Dengan Sebelumnya
Magetan, 22 September 2025
Seperti telah diduga sebelumnya, komposisi Kandidat yang lolos 3 besar tak berbeda jauh dari komposisi pendaftar awal calon Sekda pertengahan Agustus yang dianggap tidak memenuhi syarat karena hanya mendaftar 3 calon kurang dari syarat 4 calon minimal yang ditentukan.
Panitia seleksi mengumumkan tiga Kandidat calon Sekda Magetan yang lolos ke tahap berikutnya.
Berdasarkan Keputusan Panitia Seleksi Terbuka dan Kompetitif Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Magetan Nomor 800.1.3.3/19/PANSEL- STJPT/2025 dan Surat Rekomendasi Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 16040/R-AK.02.03/SD/F/2025 tanggal 16 September 2025 perihal Rekomendasi Hasil Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Kabupaten Magetan, tiga nama yang diusulkan ke Bupati untuk dipilih menjadi Sekda Magetan, yakni:
1. Eko Muryanto, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
2. Parminto Budi Utomo, Kadis Sosial
3. Welly Kristanto, Kadis Perhubungan
“Keputusan panitia seleksi ini bersifat mutlak Dan tidak bisa diganggu gugat,” tulis Ketua Pansel, Anom Surahno, dalam pengumuman yang ditekennya, Senin (22/9/2025).
Tahapan berikutnya setelah pengumuman tiga besar ini, pansel akan menyampaikan permohonan rekomendasi ke Gubernur Jatim terkait tiga nama tersebut.
“Segera setelah ada rekomendasi, Bupati akan menunjuk satu orang yang dipilih menjadi Sekda,” kata Sekretaris Sekretariat Pansel, Masruri.
Masruri menyampaikan bahwa terkait proses pelantikan, kandidat yang dipilih Bupati nanti akan diajukan dulu persetujuannya ke Kemendagri.
Pengajuan ini dengan terlebih dahulu memasukkan ke aplikasi Integrated Mutasi. Untuk diverifikasi di dalam sistem mutasi terlebih dahulu.
Ketiga calon yang lolos 3 besar ini tidak terlalu berbeda dari 3 calon yang pertengahan Agustus lalu mendaftar sebagai calon Sekda. Hanya 1 orang wajah baru yang sebelumnya tidak masuk pendaftar awal 18 Agustus yang lalu.
Tercatat Parminto Budi Utomo yang menjadi Kepala Dinas Sosial, muncul menggeser Joko Trihono Kepala Dinas Budpar Kabupaten Magetan.
Nama-nama 3 besar yang muncul sedikit sama dengan pendaftaran pertengahan Agustus lalu ini, tak pelak memunculkan dugaan adanya drama dalam proses pemilihan Pejabat PNS tertinggi di Kabupaten Magetan ini.
Sejumlah warga Magetan yang mengikuti sejak awal proses pemilihan Sekda ini merasa apatis dengan proses pemilihan yang terlihat seperti diatur begitu saja.
" Ya dari awal yang mendaftar 3 orang, ya yang akan jadi sekda sudah dipastikan dari 2 orang yang mendaftar di awal, atau kemungkinan lain yang mudah ditebak. Artinya sebenarnya kandidat yang lain memang dalam tanda kutip ditugaskan untuk menjadi penggembira saja..." Kata Sholikin (bukan nama sebenarnya), PNS salah satu OPD yang ada di Kabupaten Magetan kepada Informatika News Line.
" Siapa yang akan jadi Sekda baru ya tentu sudah sowan Ke Bu Bupati...kan tidak mungkin Sekda tiba-tiba datang begitu saja tanpa koordinasi dengan Ibu Bupati..ya Proses Seleksi sebenarnya hanya sebagai pelengkap saja, sosok pejabat nya ya bahkan, sudah diketahui sebelum proses seleksi." Kata Sholikin lebih lanjut.
"As bussiness as usual lah .. masak tidak tahu.. tidak mudah menjadi pejabat di daerah...butuh dukungan, asok bulu Bekti, dan sejumlah lain yang tentu saja tidak tercantum ada di ketentuan panitia. Seleksi." Kata Sholikin lagi sambil tersenyum. Sholikin mewanti wanti agar namanya tidak ditampilkan informatika News Line.
Laporan: TNTW
