Klaim Atlet KONI Sidoarjo sudah melebihi Pembayaran Premi BPJS Ketenagakerjaan
Sidoarjo, Headline News Indonesia, 22/07/2025
Klaim Atlet Sidoarjo yang dibayarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan sudah mencapai 79 juta an rupiah. Sementara pembayaran premi atlet Sidoarjo hanya 30 juta rupiah.
Informasi ini disampaikan oleh Ketua KONI Kabupaten Sidoarjo, Imam Mukri Effendy kepada para atlet dan pengurus cabang olah raga di Sidoarjo.
Dalam kesempatan yang sama, Imam Mukri Effendy menyampaikan perkenalan nya kepada 100 an undangan yang hadir.
" Bagi yang belum sempat kenal, ijinkan saya memperkenalkan diri sebagai ketua KONI yang baru, yang telah berhasil terpilih bulan Mei yang lalu...." Kata Imam Mukri, Selasa siang (22/07) di ruang meeting GOR Delta Surya Sidoarjo.
Dalam kesempatan yang sama Imam Mukri juga memperkenalkan pengurus lain yang saat ini ada di jajaran KONI Sidoarjo.
" Bapak Asisten 1 saat ini juga menjadi salah satu pengurus yang kita minta juga untuk membantu KONI Sidoarjo...Juga Bu dr. Fenny, Ibu Sekda, kita minta untuk menjadi salah satu Dewan Penyantun KONI Sidoarjo..." Kata Imam Mukrii lebih lanjut.
Baca Juga
BPJS Ketenagakerjaan Dukung Penuh Program Pemkab Sidoarjo Dalam Memproteksi Pekerja UMKM
Imam juga menyampaikan laporan progress BPJS Ketenagakerjaan pasca pelaksanaan PORPROV IX Provinsi Jawa Timur di Malang yang baru lalu. Sekaligus mengucapkan terima kasih pada prestasi para atlit Sidoarjo dalam Porprov IX yang lalu.
Dadang Setiawan dari BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo, memberikan sosialisasi dan mengajak atlet Sidoarjo untuk memanfaatkan layanan BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi dari berbagai resiko yang kemungkinan bisa dialami.
" Hanya membayar gak lebih dari 20 ribu rupiah per bulan... Kalau sudah 4 bulan, bisa meng klaim ancaman dalam olah raga yang menyebabkan Kematian dan bisa dapat uang santunan sampai 40 juta rupiah.." kata Dadang.
"Jangan khawatir, gaji kami BPJS Ketenagakerjaan itu dari perusahaan bukan dari premi yang dibayarkan oleh bapak ibu sekalian... Contoh nya sekarang ini pasca Porprov kemarin kami membayar lebih dari 75 juta rupiah dari premi 30 juta rupiah yang dibayarkan oleh KONI...." Kata Dadang lebih lanjut.
Dalam kesempatan yang sama Ketua KONI Imam Mukri menyampaikan ide KONI Sidoarjo untuk meneruskan pembayaran BPJS Ketenagakerjaan untuk atlet Cabang Olah Raga yang dalam Porprov IX yang baru lalu berhasil mendapatkan medali.
Imam Mukri menyampaikan hasil analisis prestasi atlet Pasca Porprov IX yang lalu
" Dari studi yang kami lakukan di Kota Kediri kami dapati atlet Kediri memiliki produktivitas satu atlit bisa mengumpulkan 1 point lebih..."
Jadi meski berada di peringkat bawah, Kota Kediri berhasil menjadi kontingen dengan produktivitas prestasi atlet yang tertinggi, bisa meraih poin per atlet lebih dari 1 point. Sementara Surabaya termasuk Sidoarjo memiliki produktivitas 1 atlet kurang dari 1 point.
Laporan : ESW

