Gelombang Kemarahan Mahasiswa Dan Masyarakat Di Seluruh Penjuru Negeri ?
Rangkaian Puisi Protes Rektor UGM, Prof.dr. Ova Emilia, M.Med.Ed. Sp.OG(K), PhD.
Bandung, Informatika News Line (19/02/2025)
Gelombang kemarahan mahasiswa terjadi di seluruh penjuru negeri. Protes dan unjuk rasa besar besaran pada berbagai blunder kebijakan yang dibuat oleh pemerintahan yang baru, Selasa (18/02)
Di Semarang, mahasiswa yang marah melemparkan kotoran sapi di depan gedung DPRD Provinsi Jawa Tengah.
Sementara itu mahasiswa di Sumatra Barat yang marah dengan sangat prihatin menggambarkan tidak fahamnya pemerintah dengan kepentingan dasar pendidikan untuk rakyat.
Lebih penting makan dari pada pendidikan....Apa itu pendidikan ? Utamakan makan, biarkan otak kosong, yang penting perut kenyang. Teriak salah satu mahasiswa pendemo yang marah.
Di Surabaya, di depan DPRD Provinsi Jawa Timur, ribuan mahasiswa berteriak marah. Terlihat aparat memukuli mahasiswa yang tertangkap masuk ke gerbang DPRD Provinsi Jawa Timur.
DPRD Provinsi Jawa Timur, termasuk salah satu DPRD Provinsi yang memprihatinkan, sejumlah anggota dewan terhormat provinsi ini dicokok oleh KPK karena skandal hibah APBD Provinsi Jawa Timur.
Sementara itu di Papua, demo yang dilakukan oleh pelajar SMA/SMK berubah mencekam, karena aparat melakukan tindakan represif kepada pada pendemo.
Mahasiswa menuntut 13 tuntutan untuk segera dipenuhi oleh pemerintah:
1. Pendidikan Gratis Dan Batalkan Pemangkasan Anggaran Pendidikan
2. Cabut PSN Bermasalah
3. Tolak Revisi UU Minerba
4. Hapus Dwi Fungsi ABRI
5. Sahkan RUU Masyarakat Adat
6. Cabut Inpres No.1/2025
7. Evaluasi Makan Siang Gratis
8. Ciptakan Kesejahteraan Dosen
9. Sahkan RUU Perampasan Aset
10. Tolak Revisi UU TNI, Polri, Dan Kejaksaan
11. Efisiensi Kabinet
12. Revisi Tatib DPR
13. Reformasi Polri
Dari surat yang diedarkan oleh Aliansi BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Seluruh Indonesia menyatakan bahwa gerakan protes ini masih akan diteruskan sampai hari Kamis (20/02). (MIG/Vijay)




