Kyivstar Telekomunikasi Diserang Hacker, 24 Juta Data Pengguna Telekomunikasi Dihapus
Bandung, Informatika News Line (14/12/2023)
Operator Telekomunikasi Ukraina Kyivstar diserang Hacker. Kyivstar adalah satu dari tiga operator telekomunikasi besar di Ukraina. ABC News yang mengutip situs Bleeping Computerr, melaporkan terjadinya serangan oleh kelompok Hacker dari Rusia yang menyebabkan terjadinya pemutusan akses internet dan komunikasi seluler pada 12 Desember 2023. Kyivstar Telekomunikasi melayani lebih 24 juta orang warga Ukraina.
Kepala Layanan Keamanan Siber Ukraina Illia Vitiuk menyatakan bahwa kelompok hacker Rusia telah menganalisa seluruh jaringan infrastruktur Kyivstar dengan cermat selama berbulan-bulan sebelum melancarkan serangan siber besar-besaran.
"Serangan siber ini sangat menghancurkan. Serangan ini menghancurkan inti dari operator telekomunikasi milik Kyivstar. Serangan ini adalah pesan besar, peringatan besar, tidak hanya bagi Ukraina, namun negara Barat untuk memahami bahwa tidak ada seorang pun yang benar-benar tidak tersentuh," kata Vitiuk.
Kelompok hacker bernama Solntsepyok, yang diidentifikasi terkait erat dengan Badan Intelijen Militer Luar Negeri Rusia (GRU), mengklaim bertanggung jawab atas serangan masif tersebut.
Solntsepyok menyatakan bahwa serangan yang mereka lakukan telah berhasil membongkar dan menghapus seluruh data yang ada di 10 ribu komputer, 4 ribu server, dan semua data penyimpanan cloud serta sistem jaringan cadangan yang dimiliki Kyivstar.
"Malware yang digunakan (Solntsepyok) menghapus data. Namun, kami masih mencoba menyelidiki sampel perangkat lunak yang berbahaya tersebut," jelas Vitiuk.
Vitiuk mengatakan bahwa kelompok hacker Rusia Solntsepyok mampu mencuri informasi pribadi, memahami lokasi ponsel, mencegat pesan message termasuk SMS dan mencuri akun Telegram dengan level akses yang diperolehnya dari proses hacker sistem milik operator.
"Kami akan membantu Kyivstar semaksimal mungkin memulihkan sistem jaringan dalam beberapa hari dan menambal celah keamanan untuk menangkis serangan siber baru." (Vijay)
.jpeg)