H. Usman M.M Kes : Ketua DPRD Sidoarjo meminta Insan Pers Wujudkan Sidoarjo Gemilang

H. Usman M.M Kes : Ketua DPRD Sidoarjo meminta Insan Pers Wujudkan Sidoarjo Gemilang

 

Batu, Informatika News Line (09/12/2023)

Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, H.Usman M,Mkes, meminta Insan Pers di Sidoarjo, agar membantu mewujudkan Sidoarjo Gemilang. Pernyataan ini disampaikan di Villa Attaka Kota Batu Jum'at malam (08/12).

"Media adalah mitra strategis kita untuk mewujudkan Sidoarjo yang gemilang," kata H.Usman M.Mkes.

Satu tulisan lebih dahsyat dari pada peluru. Satu peluru hanya bisa menembus satu kepala, akan tetapi satu berita bisa menembus ribuan kepala. 

"Kami  berharap, kita sama-sama mempunyai fungsi kontrol," imbuh Usman.

Ketua DPRD Sidoarjo H Usman M Kes dalam kesempatan tersebut mengajak insan pers, untuk saling muhasabah atau saling introspeksi diri. Artinya bisa menempatkan diri di posisi masing-masing.

Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo memberikan masukan untuk para jurnalis dalam acara Sosialisasi Pajak Daerah oleh Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Kabupaten Sidoarjo.

Menurut Usman wartawan harus bisa menjalankan fungsi pengawasan, diharapkan para kuli tinta ini bisa terus ikut saling mengawasi kinerja dari legislatif maupun eksekutif. Seperti pembuatan Perda maupun kebijakan-kebijakan lainnya yang dianggap kurang relevan.

" Harmonisasi pemerintahan antara eksekutif dan legislatif ini sangat penting. Meski terkadang tidak semua pihak menyukai kebersamaan ini..."

" Padahal jika semua berjalan bersama maka setiap program yang dilaksanakan akan berjalan baik..."


" Kalau misal ada disharmonisasi, maka program dari Pemkab Sidoarjo akan terhambat. Tentu yang rugi siapa? Ya masyarakat itu sendiri yang rugi," tandasnya.

Usman menambahkan pihaknya berharap para jurnalis Sidoarjo dalam menulis sebuah informasi atau berita harus sesuai dengan hati nurani. Bukan atas dasar pesanan pihak lain.

"Karena ini bisa bahaya, sebuah tulisan kadang bisa membolak-balik fakta. Untuk itu dalam bekerja harus mengutamakan etika dan hati nurani kita. Jangan sampai tulisan yang dibuat dapat menyakiti atau membunuh karakter seseorang," imbuhnya (MIG)














Lebih baru Lebih lama