Jihaan Khoirunnisaa - detikInet
Sabtu, 01 Jul 2023 12:46 WIB
Foto: dok. Telkomsel
Jakarta-
IndiHome secara resmi akan berada dalam pengelolaan Telkomsel mulai
hari ini. Hal ini ditandai dengan penandatanganan akta pemisahan (deed
of spin-off) antara PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan PT
Telekomunikasi Selular (Telkomsel) untuk mengintegrasikan IndiHome ke
Telkomsel.
Penandatanganan ini dilakukan oleh Direktur Utama Telkom
Ririek Adriansyah dan Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam pada
Selasa (27/6) lalu. Rencananya, sebelum legal mengelola IndiHome,
peningkatan modal Telkomsel sehubungan dengan transaksi ini akan
diberitahukan kepada menteri hukum dan asasi manusia hari ini.
Diketahui,
integrasi ini menjadi salah satu tonggak penting implementasi inisiatif
Fixed Mobile Convergence (FMC) TelkomGroup. Hal ini merupakan salah
satu bagian dari strategi utama perusahaan Five Bold Moves.
Direktur
Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam menjelaskan integrasi IndiHome ke
Telkomsel menjadi milestone penting bagi Telkomsel sebagai bagian dari
TelkomGroup. Pihaknya berupaya terus membuka peluang kemajuan dan
melampaui ekspektasi pelanggan.
"Dengan menghadirkan pemerataan
akses broadband terkini dengan pengalaman konektivitas digital yang
lebih lengkap, serta dukungan layanan unbreakable wifi yang andal dan
terintegrasi, terutama bagi pelanggan dari segmen rumah tangga
(household) atau keluarga, melalui keunggulan inisiatif FMC," jelasnya
dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/7/2023).
Ia merinci integrasi
IndiHome ke Telkomsel mencakup pengelolaan bisnis dan pelanggan untuk
beberapa layanan, seperti internet (fixed broadband), telepon rumah
(fixed line), Internet Protocol Television (IPTV), ragam bundling
layanan digital consumer lainnya.
Dalam integrasi ini, Hendri
mengungkapkan pihaknya menjamin tidak akan ada penurunan kualitas
terhadap layanan broadband IndiHome pada masa transisi. Selain itu,
biaya layanan maupun paket berlangganan juga tidak akan mengalami
perubahan saat ini, sesuai ketentuan pada kontrak yang telah disepakati
antara pelanggan dan IndiHome.
Lebih lanjut, Hendri menerangkan
Telkomsel bersama TelkomGroup telah melakukan persiapan menyeluruh agar
proses integrasi berjalan mulus (seamless). Telkomsel meyakini inisiatif
FMC ini akan memperkuat posisi Telkomsel sebagai perusahaan
telekomunikasi digital terdepan di Indonesia.
Ia menambahkan
pihaknya akan secara konsisten akan menghadirkan inovasi konvergensi
produk dan layanan. Termasuk mengakselerasi kesetaraan pengalaman
masyarakat dalam pemanfaatan layanan gaya hidup digital yang lebih
inklusif dan berkelanjutan.
Telkom dan Telkomsel juga menyepakati
talent transfer dan talent mobility guna mendukung transisi yang mulus
dan kelancaran operasional. Kolaborasi dan sinergi karyawan TelkomGroup
ini dinilai menjadi kunci memperkuat bisnis broadband ritel di Telkomsel
serta transformasi B2B di Telkom.
Mulai 1 Juli 2023 mendatang,
pelanggan IndiHome bisa mendapatkan informasi dan layanan dengan
menghubungi customer touch point Telkomsel, seperti Call Center 188,
website www.telkomsel.com, layanan email cs@telkomsel.com, dan GraPARI
(walk-in).
Namun, layanan customer touch point IndiHome masih
tetap melayani pelanggan IndiHome seperti biasa, seperti Aplikasi
myIndiHome, website www.indihome.co.id, Plasa Telkom (walk-in), Call
Center 147, serta akun media sosial @IndiHomeCare.
Telkomsel Fokus Bisnis B2C, Telkom Fokus di Segmen B2B
Direktur
Utama Telkom Ririek Adriansyah menjelaskan proses integrasi IndiHome
yang telah rampung ini menjadikan kepemilikan efektif Telkom di
Telkomsel naik menjadi 69,9%. Sementara kepemilikan Singtel di Telkomsel
menjadi 30,1%.
Pengalihan IndiHome ke Telkomsel menurutnya
menandai refocus bisnis TelkomGroup. Ia mengungkapkan segmen Business to
Consumer (B2C) akan sepenuhnya dikelola oleh Telkomsel.
Sementara
itu, Telkom akan fokus menjadi pemimpin pasar pada segmen Business to
Business (B2B). Ririek menilai fokus ini menjadi sumber pendapatan baru
yang potensial bagi pertumbuhan Telkom yang lebih tinggi di masa
mendatang.
"Hari ini merupakan tonggak perjalanan yang penting
bagi transformasi TelkomGroup yang akan berfokus memajukan B2B
Indonesia. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pemangku
kepentingan terhadap langkah transformasi Telkom yang masih terus
berjalan untuk menciptakan nilai yang optimal baik bagi perusahaan,
pelanggan, masyarakat, pemegang saham, dan pemerintah," ungkap Ririek.
Ririek
menambahkan kajian mendalam terkait FMC telah dilakukan, bahkan 23 dari
25 operator telco terbesar dunia telah mengimplementasikan FMC.
Menurutnya hal ini menunjukkan inisiatif FMC menjadi langkah paling
tepat yang terbukti hasilnya.
Ia menambahkan langkah strategis Telkom juga didukung oleh Kementerian BUMN.
"Setelah
ini, IndiHome akan bersinergi dengan Telkomsel untuk menghadirkan
inovasi yang memberikan hasil yang maksimal bagi perusahaan serta
seluruh stakeholder. Ke depannya TelkomGroup akan melanjutkan rencana
transformasi Five Bold Moves lainnya, seperti InfraCo, Data Center Co,
B2B Digital IT Service Co, dan DigiCos," paparnya.
Selain itu,
lanjut Ririek, Telkom akan melakukan percepatan transformasi segmen B2B
hingga ke level Telkom Regional. Diharapkan pihaknya dapat melayani
segmen B2B secara menyeluruh untuk mendukung sektor korporasi, UMKM,
maupun instansi pemerintah dalam melakukan digitalisasi.
(ads/ads)
https://inet.detik.com/telecommunication/d-6800718/resmi-integrasi-telkomsel-mulai-kelola-indihome-hari-ini
IndiHome Resmi Milik Telkomsel, Bukan Lagi Telkom
Agus Tri Haryanto - detikInet
Sabtu, 01 Jul 2023 06:11 WIB
Jakarta -
Terhitung 1 Juli 2023, IndiHome tidak lagi berada di bawah naungan Telkom, tetapi sudah di bawah manajemen Telkomsel.
Telkom
dan Telkomsel telah menandatangani akta pemisahan (deed of spin-off)
untuk mengintegrasikan IndiHome ke Telkomsel. Akta pemisahan ini
ditandatangani oleh Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah dan Direktur
Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam.
"Integrasi IndiHome ke Telkomsel menjadi
milestone penting bagi Telkomsel sebagai bagian dari Telkom Group,"
ujar Hendri beberapa waktu lalu di Jakarta.
Penggabungan IndiHome
dan Telkomsel ini juga menjadi salah satu strategi Telkom dalam
mengimplementasikan produk fixed mobile convergence (FMC), yakni layanan
perpaduan antara internet mobile dan fixed broadband.
Mulai 1
Juli 2023, untuk kebutuhan informasi dan layanan, pelanggan IndiHome
juga dapat menghubungi customer touch point Telkomsel, seperti Call
Center 188, website www.telkomsel.com, layanan email cs@telkomsel.com,
dan GraPARI (walk-in).
Sedangkan, untuk layanan customer touch
point IndiHome, seperti Aplikasi myIndiHome, website www.indihome.co.id,
Plasa Telkom (walk-in), Call Center 147, serta akun media sosial
@IndiHomeCare, masih tetap melayani pelanggan IndiHome seperti biasa.
Dengan
selesainya proses penggabungan IndiHome dan Telkomsel ini menjadikan
kepemilikan efektif Telkom di Telkomsel naik menjadi 69,9%, sementara
Singtel di Telkomsel menjadi 30,1%.
Pengalihan IndiHome ke
Telkomsel ini sekaligus menandai refocus bisnis dalam Telkom Group,
yakni segmen Business to Consumer (B2C) sepenuhnya dikelola oleh
Telkomsel, sementara Telkom akan fokus untuk menjadi pemimpin pasar pada
segmen Business to Business (B2B) yang merupakan sumber pendapatan baru
potensial untuk pertumbuhan Telkom yang lebih tinggi di masa mendatang.
"Setelah
ini, IndiHome akan bersinergi dengan Telkomsel untuk menghadirkan
inovasi yang memberikan hasil yang maksimal bagi perusahaan serta
seluruh stakeholder. Ke depannya Telkom Group akan melanjutkan rencana
transformasi Five Bold Moves lainnya, seperti InfraCo, Data Center Co,
B2B Digital IT Service Co, dan DigiCos," pungkas Ririek.
(agt/rns)
https://inet.detik.com/telecommunication/d-6800376/indihome-resmi-milik-telkomsel-bukan-lagi-telkom
Resmi Integrasi, Telkomsel Mulai Kelola IndiHome Hari Ini
.png)