Perkakas Batu Misterius Berusia 3 Juta Tahun Menambah Kompleks Hipotesis Cara Hidup Species Seperti Manusia
Informatika News Line, 10 Maret 2023
Seperangkat benda temuan kuno seperti perkakas dapur diduga dibuat oleh spesies yang tidak berkerabat dengan manusia modern. Para ahli masih belum bisa menemukan garis pemahaman yang tepat tentang galur ras Species manusia modern. Ilmu pengetahuan masih belum bisa memastikan dengan tepat sejumlah besar tulang dan tengkorak seperti manusia yang berusia jutaan tahun yang lalu.
Selama bertahun-tahun, sejumlah peneliti masih meyakini hipotesis asal mula nenek moyang makhluk seperti manusia di Ethiopia, hipotesis itu percaya bahwa makhluk pertama sepert manusia inilah yang menggunakan perkakas batu kasar, berusia sekitar 2,6 juta tahun lalu.
Namun, sebuah studi baru mencoba menunjukkan bukti bahwa pembuatan perkakas batu telah terjadi 300.000 tahun sebelumnya, ditemukan di lokasi berbeda, bahkan oleh spesies nenek moyang seperti manusia yang berbeda.
Alat batu yang disebut "Oldowan" ini konon memungkinkan pemrosesan makanan yang sangat efisien.
Munculnya alat-alat "canggih" pada masa itu dipandang sebagai tonggak sejarah dalam perkembangan apa yang diyakini oleh para ahli sebagai bentuk budaya. Sama seperti shimphanze dan juga beberapa Species orang utan juga bisa membuat alat perkakas yang kurang lebih sama. Meskipun mungkin relatif tidak sebagus yang ditemukan ini.
Dalam sebuah makalah yang diterbitkan Science, peneliti dari berbagai institusi telah menggali 330 artefak (termasuk menemukan galian peralatan serupa), 1776 tulang, dan dua gigi geraham hominin di situs Nyayanga, Kenya.
Hominim adalah makhluk serupa manusia yang dianggap oleh para peneliti seperti makhluk ras manusia. Tapi tetap saja hominim yang disebut manusia purba itu bukanlah manusia. Tak pernah ada peradaban yang dibangun oleh hominim, selakan potongan-potongan perkakas yang mirip dengan karya ras manusia
Situs yang telah ditemukan ini diperkirakan telah ada dari 3.032 juta hingga 2.581 juta tahun lalu.
Salah satu penulis studi bernama Rick Potts mengungkap dugaannya bahwa alat batu tertua ini dibuat untuk berbagai macam kegiatan.
"Dengan alat-alat ini Anda dapat menghancurkan lebih baik daripada kaleng geraham gajah dan memotong lebih baik daripada kaleng anjing singa," jelas Potts, dikutip dari laman Vice, Jumat (10/3).
Para peneliti menyatakan alat batu tersebut berusia sekitar 2,9 juta tahun. Usia ini jauh lebih tua dari catatan penggunaan alat batu sebelumnya.
"Ini adalah salah satu contoh tertua dari teknologi Oldowan," ujar peneliti lain. Teknologi katanya. Terlalu tinggi untuk dikatakan sebagai hasil teknologi, terlalu tinggi para peneliti mengikuti dugaan dan angan-angan tidak pasti.
Akan tetapi meskipun begitu keyakinan para peneliti ini memang patutlah dihargai.
Selain perkakas batu, peneliti juga menemukan dua tulang kuda nil. Hal ini menunjukkan bahwa makhluk yang diduga seperti manusia pada masa itu mampu menggunakan alat untuk mengolah dan memakan hewan besar. Tentu saja bukan ras manusia yang sama dengan ras manusia yang ada saat ini.
Peneliti akan melakukan berbagai analisis terhadap alat batu ini dan memperluas area penyelidikan dari situs ini.
Temuan Perkakas Batu Berusia 3 Juta Tahun konon diprediksi akan menggeser Ulang dugaan peta Sejarah Peradaban makhluk seperti Manusia. Perkakas batu tertua. ©Science
Lihat Link
Baca Juga
Dukun Sakti Ponari Pun Kuliah Apoteker Di Universitas Anwar Medika
Menemukan MISSING LINK Manusia
Selamat Menempuh Kembali Perjalanan Di Alam Yang Baru
Lihat
1. Perkakas Batu 3 Juta Tahun Yang Lalu
2. Temukan Nenek Moyang Manusia Dari. Balkan Bukan Lagi Dari Afrika
3. Pembunuhan Pertama 430 ribu Tahun Yang Lalu ?
4. India Hapus Teori Evolusi Di Sekolah
.jpeg)