Gerhana Matahari : Tanda Berakhirnya Ramadhan 1444 H

 Bandung, Informatika News Line (20/04/2023)




Gerhana Matahari yang terjadi pada Kamis (20/04) menjadi penanda berakhirnya Ramadhan 1444 H. Sebuah simulasi gerak semu matahari dan bulan yang dimuat di akun tiktok Dr. Rimun menggambarkan dengan jelas berakhirnya bulan Ramadhan ini. Gerhana matahari menunjukkan ijtimak atau conjungsi bersatu nya matahari dan bulan, yang menunjukkan telah berakhirnya bulan Ramadhan 1444 H.



Akan tetapi sudut hilal yang masih di bawah 1 derajat, membuat hilal tidak mungkin dilihat oleh mata telanjang, seperti yang dipersyaratkan oleh metode rukyat. 


Pemilik Akun Tiktok Dr.Rimun yang mengangkat simulasi gerak semu matahari dan bulan yang menjadi penentu akhir bulan Ramadhan 1444 H


Standar yang disepakati bersama di 4 negara Asia Tenggara (Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura) menurut Menteri Agama, hilal baru bisa diterima setelah berada di atas 3 derajat dari horizon dan sudut 6 derajat elongasi. Perbedaan sudut hilal dari cakrawala atau horizon inilah yang membuat perbedaan dalam penentuan 1 Syawal 1444 H. Beberapa metode Hisab bahkan tidak mempersyaratkan sudut tertentu, hilal sudaj berada di atas cakrawala, maka sudah jatuh 1 Syawal.


Metode penentuan Hilal bulan baru yang digunakan oleh Pemerintah pada penentuan awal Ramadhan 1444 H yang lalu



Dalam realitas sidang Hisab dan Rukyat yang dilakukan oleh Pemerintah bersama Ormas Islam dan masyarakat ternyata ada catatan yang mengangkat sejarah hilal yang bisa dilihat meski dalam ketinggian yang minimal tersebut. Sehingga ketentuan 3 derajat minimal yang diangkat oleh 4 negara Asia Tenggara ini juga membuka diskusi lanjutan berdasarkan data-data catatan rukyat yang telah ditetapkan selama puluhan tahun ini. Bahkan telah ditetapkan selama ribuan tahun yang lalu (1400 tahun yang lalu), sejak Umat Islam diwajibkan berpuasa di jaman Rasulullah masih hidup. 

Dr.Iqbal Arifianto ahli astronomi dari ITB menyatakan dalam sebuah Seminar Penentuan Hilal Dengan Pendekatan Astronomi Rabu (19/04/2023), bahwa perhitungan kalender bulan yang melihat hilal sebagai penanda hadirnya perhitungan bulan baru, juga dilakukan di beberapa komunitas kuno di Babilonio, Summeria. Bahkan beberapa jurnal modern yang diangkat oleh para peneliti dari Israel juga meneliti dengan serius penentuan bulan baru berbasis hilal seperti ini. Komunitas beragama Yahudi juga salah satu komunitas yang menggunakan penanggalan berbasis bulan dalam aktivitas ibadahnya. (vijay)

Lihat juga 

Jadwal Gerhana Matahari Hibrida Di Seluruh Indonesia



Nia Kania Gantikan Dudung Sebagai Camat Pasirjambu




BANDUNG – Camat Pasirjambu, Kabupaten Bandung, diserahterimakan dari H. Dudung, SE.,MM (camat lama) kepada Nia Kania, S.PT., M.I.L. (camat baru), dalam upacara serah terima jabatan (Sertijab) di aula kantor kecamatan setempat, Rabu (12/4/2023).


Tampak hadir dalam Sertijab tersebut, unsur Forkopincam Pasirjambu, Ketua Apdesi Pasirjambu H. Willy, para kepala desa se Kecamatan Pasirjambu, perwakilan dinas terkait, dan tokoh masyarakat setempat.


Pada kesempatan itu, Dudung menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh staf di kantor Kecamatan Pasirjambu dan stakeholder terkait atas kebersamaan dan kekompakan dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya selama ini.


“Saya juga memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada semua pihak apabila terdapat tingkah laku ataupun tutur kata yang kurang berkenan atau menyinggung perasaan selama saya bertugas sebagai Camat Pasirjambu,” katanya.


Di tempat yang sama, Nia Kania, Camat Pasirjambu yang baru, memperkenalkan diri serta mengajak semua pihak untuk melanjutkan dan meningkatkan program-program yang sudah direncanakan sebelumnya.



“Pastinya kita akan mendukung program Pak Bupati, antara lain terkait 13 program yang saat ini tengah gencar dilaksanakan, seperti kartu tani, insentif guru ngaji dan kartu untuk tenaga kerja UMKM,” ujar Nia.


“Program jangka pendeknya, kita pasti akan meningkatkan mutu pelayanan publik bagi masyarakat Kecamatan Pasirjambu,” sambungnya.


Untuk koordinasi dengan para kepala desa, Nia berencana melaksanakannya secepat mungkin. Karena memang koordinasi itu penting, selain untuk memperkuat tali silaturahmi, juga untuk meningkatkan komunikasi yang efisien untuk mewujudkan Kecamatan Pasirjambu yang BEDAS.


Sementara itu, Kepala Desa Cisondari H. Dudi Wiwaha mengharapkan camat yang baru bisa lebih baik lagi dari camat sebelumnya, sehingga pembangunan di Kecamatan Pasirjambu semakin maju, dan perekonomian masyarakatnya semakin berkembang.


“Termasuk tentunya Desa Cisondari. Kami berharap camat yang baru dapat mendorong adanya perubahan ke arah yang lebih baik, sehingga desa kami bisa lebih berkembang dan warganya semakin sejahtera,” harap Dudi.


Lily Setiadarma



https://wartaparahyangan.com/beranda/nia-kania-gantikan-dudung-sebagai-camat-pasirjambu/



Lihat :

Jalan Tol Bojonegoro : Ngawi-Tuban-Gresik, Catatan Media



Lihat Link :

Semarak 17 Agustus di Pasir Jambu

Nia Kania, Camat Pasir Jambu

Nia Kania Gantikan Dudung Sebagai Camat Pasirjambu


Index News Informatika/Informatika News Line

 


































Lebih baru Lebih lama