Nilai Produk Perikanan Indonesia Tembus 450 triliun pada 2025

Nilai Produk Perikanan Indonesia Tembus 450 triliun pada 2025

 

 

 
Jakarta, Informatika Newsline, 17/02/2026
Data produk perikanan Indonesia pada awal tahun 2026 behasil menembus angka 450 Trilyun rupiah. Sebanyak 105 Trilyun rupiah dihasilkan dari produk perikanan Indonesia yang dieksport di pasal global. Sementara itu di dalam negeri sendiri penjualan produk perikanan Indonesia menembus angka 335 Trilyun rupiah lebih.
   
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat nilai ekspor produk perikanan Indonesia sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai 6,27 miliar USD atau sekitar 105,5 triliun rupiah. Angka tersebut meningkat 5,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
 

Plt. Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP (PDSPKP) Machmud, dalam keterangan pers nya di Jakarta, Senin (16/02), menyampaikan bahwa Amerika Serikat menjadi pasar utama produk ekspor perikanan Indonesia, dengan nilai ekspor sebesar 1,99 miliar USD atau 33,5 triliun rupiah. Cacatan eksport ke Amerika Serikat ini merupakan 31,8 % dari total penjualan produk perikanan Indonesia ke pasar global.

Machmud mengatakan bahwa nilai ekspor produk perikanan Indonesia ini mengalami kenaikan yang cukup besar di pasar global.

“Nilai ekspor ke Amerika Serikat meningkat 4,7 % dibanding tahun sebelumnya, begitu juga ke ASEAN (16,7 % ), Jepang (2,5 %), dan Uni Eropa (9 %),” kata Machmud.

Machmud juga menjelaskan bahwa udang menjadi komoditas ekspor utama dengan nilai 1,87 miliar USD atau 31,5 triliun rupiah (yang merupakan 29,8 % dari total ekspor ikan).

Selain peningkatan ekspor, Machmud mengatakan bahwa KKP juga berhasil menekan impor produk perikanan.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa neraca perdagangan produk perikanan sepanjang 2025 mengalami surplus 5,60 miliar USD atau 94,2 triliun rupiah, naik 3 % dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.


 

“Kami berkomitmen menjaga Indonesia untuk tetap menjadi negara nett exporter produk perikanan,” tutur Machmud.

 Data yang disampaikan ini belum termasuk Nilai pemasaran produk hasil perikanan dalam negeri yang berhasil menembus angka 335,53 triliun rupiah. Nilai ini tumbuh sebesar 5,59% dibanding tahun 2024 dan melampaui target yang ditetapkan oleh  Kementerian Perikanan Dan Kelautan sebesar 310,51 Trilyun rupiah.

 

Data Lengkap Negara Tujuan Eksport Produk Perikanan

1. Amerika Serikat sebesar 1,99 miliar USD atau 33,5 triliun rupiah (31,8 % dari total penjualan produk)

2. China sebesar 1,22 miliar USD atau 20,5 triliun rupiah (19,5% dari total penjualan produk)

3. Negara-negara anggota ASEAN sebesar 1 miliar USD atau 16,8 triliun rupiah (16,0 % dari total penjualan produk), 

4. Jepang sebesar 613,65 juta USD atau 10,3 triliun rupiah (9,8 % dari total penjualan produk), dan 

5. Uni Eropa sebesar 451,72 juta USD atau Rp7,6 triliun rupiah (7,2 % dari total penjualan produk).


Jenis Produk Perikanan Terlaris

1. Udang dengan nilai 1,87 miliar USD atau 31,5 triliun rupiah (29,8 % dari total ekspor ikan).

2. Tuna-cakalang sebesar 1,04 miliar USD atau Rp17,5 triliun rupiah (16,5 % dari total ekspor ikan), 

3. Cumi-sotong-gurita sebesar 889,73 juta USD atau 4,9 triliun rupiah (14,2 % dari total ekspor ikan), 

4. rajungan-kepiting sebesar 507,74 juta USD atau 8,6 triliun rupiah (8,1 % dari total ekspor ikan), serta 

5. rumput laut sebesar 315,62 juta USD atau 5,3 triliun rupiah (5,0 % dari total ekspor ikan).

 Oleh : Vijay

 

 

 

 

 

 

 

 


Lebih baru Lebih lama