Paus Fransiskus meninggal dunia, Para Penganut Kristen Katolik Berduka
21 April 2025
Bersamaan dengan peringatan Hari Kartini 2025 di tanah air, Pemimpin Gereja Katolik dunia, Paus Fransiskus meninggal dunia pada usia 88 tahun.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan duka cita nya kepada pemimpin Gereja Katolik yang September 2024 yang lalu hadir mengunjungi Indonesia, bahkan sempat mendapat ciuman kontroversi dari Imam Besar Masjid Istiqlal, Nazaruddin Umar (5/9/2024), yang belakangan diangkat menjadi Menteri Agama oleh Kabinet Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran.
Menyampaikan penghormatan kepada tokoh dunia cukup dengan menganggukkan kepala atau membungkukkan badan. Mencium Paus, sementara Nazaruddin Umar dalam posisi sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal adalah tindakan demonstratif yang mengundang perdebatan publik, tindakan yang aneh dari Imam Besar Masjid yang saat ini menjadi Menteri Agama tersebut.
Para penganut Kristen Katolik yang mencintai Paus pasti akan menciumi Paus karena rasa cinta dan hormat yang mendalam. Tapi seorang Imam Besar Masjid Agung Istiqlal mencium Paus, bukanlah hal yang pantas, bahkan menjadi sangat tidak pantas, alih-alih menunjukkan penghormatan atau rasa hormat kemanusiaan, malah terlihat motif motif politik yang dipaksakan. Seseorang seperti Paus yang sangat dihormati oleh dunia bahkan digunakan sebagai komoditas politik murahan. Sungguh miris, etika politik seperti ini semakin tidak dihiraukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Paus Fransiskus meninggal dunia pada usia 88 tahun di kediamannya di Casa Santa Marta, Vatikan. Paus wafat setelah sebelumnya muncul di Lapangan Santo Petrus untuk memberikan ucapan "Selamat Paskah" kepada ribuan umat Katolik Minggu (20/04).
Paus menyampaikan khotbahnya di Basilica Santo Petrus, Vatican, setelah pulih dari sakit pneumonia beberapa waktu sebelum nya. Paus menyapa jemaat Katolik di Alun-Alun Santo Petrus dan menyampaikan khotbah Urbi et Orbi pada hari raya Paskah.
Dalam khotbahnya, Paus Fransiskus sempat menyerukan perdamaian dan kemanusiaan bagi wilayah konflik yang ada di seluruh dunia.
Paus Fransiskus juga menyampaikan belasungkawa bagi umat di wilayah pendudukan Gaza yang dibantai oleh Israel. Paus mendesak komunitas internasional bertindak segera untuk menyelamatkan "rakyat kelaparan" di Gaza.
Meninggal nya Paus diikuti dentangan lonceng yang berbunyi di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, untuk mengumumkan wafatnya Paus Fransiskus pada Senin (21/04), sebagai mana disampaikan oleh Kantor Berita BBC Internasional.
Dilaporkan ratusan ribu umat Katolik berkumpul dalam suasana diam dipenuhi duka cita.
Kardinal Kevin Joseph Farrell mengumumkan wafatnya Paus pada pukul 07.35 pagi waktu setempat.
"Dia mengajarkan kita untuk menghayati nilai-nilai Injil dengan kesetiaan, keberanian, dan cinta universal, terutama bagi mereka yang paling miskin, yang paling sengsara, dan yang terpinggirkan hidupnya," kata Kardinal Farrel.
Dalam beberapa waktu terakhir kehidupan Paus, kondisi kesehatan nya turun memburuk dan membuatnya dirawat intensif di rumah sakit.
Pada 14 Februari lalu, Paus sempat dibawa ke rumah sakit Gemelli di Roma untuk dirawat karena sakit pneumonia di kedua paru-parunya. Paus mengalami kesulitan bernapas selama beberapa hari. Akan tetapi kemudian Paus keluar dari rumah sakit pada 23 Maret.
Paus Fransiskus memang mudah terserang pneumonia, setelah menjalani pengangkatan sebagian paru-paru nya saat masih muda.
Paus Fransiskus, adalah Paus pertama yang berasal dari Benua Amerika (belahan bumi selatan). Sejak Paus Gregorius III yang lahir di Suriah (meninggal 741), belum pernah ada Uskup Roma non-Eropa.
Paus Fransiskus, juga adalah penganut sekte Yesuit pertama yang terpilih menduduki takhta Santo Petrus, Yesuit secara historis dipandang dengan penuh kecurigaan oleh Roma. Bahkan dalam kasus kasus tertentu sekte Yesuit dianggap melenceng dari Kredo utama Katolik.
Pendahulu Paus Fransiskus, Benediktus XVI, adalah Paus pertama yang mengundurkan diri secara sukarela. Selama hampir 600 tahun belum pernah ada Paus yang mengundurkan diri seperti Paus Benediktus. Selama hampir satu dekade, Taman Vatikan telah menjadi tempat tinggal dua Paus untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Paus Fransiskus sudah berusia 70-an ketika menjadi Paus pada 2013, setelah sebelumnya menjabat kardinal di Argentina. Sehingga jabatan Paus yang disandang oleh Paus Fransiskus dijalani selama 18 tahun.
Pemakaman Paus Fransiskus diperkirakan akan digelar pada Sabtu, 26 April 2025 pukul 10:00 waktu setempat. Vatikan menyatakan bahwa dalam wasiat terakhirnya, Paus Fransiskus meminta untuk dimakamkan di Basilika Santa Maria Maggiore, bukan di Basilika Santo Petrus sebagaimana lazimnya.
Para penganut Kristen Katolik tradisional meyakini bahwa Paus Pertama adalah salah satu dari 12 murid Yesus Kristus. Paus Pertama ini adalah Santo Petrus. Pada saat Pentakosta Santo Petrus adalah salah satu yang bertemu diri dan diperkuat dengan Roh Kudus (Ruh Al Quds), setelah Yesus Kristus diangkat ke langit oleh Allah.
Pada tahun 42 M, Santo Petrus, Paus Pertama ini memasuki Roma dan berhasil menyebarkan Injil di tengah Kota Roma. Akan tetapi kegiatan Santo Petrus ini membuat marah Kaisar Romawi Nero, yang kemudian membunuh Santo Petrus pada tahun 67 M, setelah 25 tahun Santo Petrus, Paus Pertama menyebarkan Injil di kota Roma. Konon Santo Petrus dibunuh dengan cara disalib terbalik dan disiksa sampai tewas oleh Nero dan orang-orang Romawi kafir pada waktu itu.
Para pengikut Yesus Kristus mendapat siksaan gila-gilaan oleh kerajaan Romawi pada masa-masa awal perjuangannya. Jika Santo Petrus disalib terbalik sampai tewas. Murid dari Santo Yohanes, yang juga salah satu dari 12 murid Yesus Kristus yang mendapatkan Roh Kudus (Ruh Al Quds) pada saat Pentakosta bahkan dimakan harimau sampai tewas di Colloseum Romawi.
Santo yang dimakan singa ini adalah Santo Ignatius dari Antiokhia. Dia adalah uskup Antiokhia yang dilemparkan ke arena di Colosseum Roma dan syahid dimakan oleh singa. Sedangkan gurunya Santo Yohanes sendiri dicoba dibunuh dengan digoreng di dalam minyak panas membara oleh Romawi, akan tetapi Santo Yohanes tetap hidup sampai usia 90 tahun setelah digoreng di dalam minyak panas oleh kafir Romawi
Vijay
