Sebuah Planet Raksasa Yang Kehilangan Atmosfer, Karena Menguap Ke Luar Angkasa
PLANET RAKSASA GJ 3470B yang perlahan menghilang di Luar Angkasa
Pada tahun 2019, para ilmuwan NASA mengungkap sebuah penemuan menakjubkan, sebuah planet raksasa yang perlahan hilang menguap di luar angkasa.
Planet ini bernama GJ 3470b, yang terletak sekitar 96 tahun cahaya dari Bumi.
Planet raksasa ini kehilangan sebagian besar atmosfernya ke luar angkasa.
GJ 3470b bukan planet biasa. Ia tergolong eksoplanet, yaitu planet yang berada di luar tata surya matahari. Yang mengejutkan, planet ini perlahan-lahan “menghilang” karena gas-gas di atmosfernya terlepas ke angkasa.
Fenomena ini sangat jarang terjadi, dan belum pernah diamati sedetail itu sebelumnya.
Para ilmuwan menemukan hal ini menggunakan Teleskop Hubble dan Teleskop Spitzer milik NASA. Mereka mendeteksi jejak hidrogen dan helium yang terus keluar dari atmosfer planet.
Penelitian ini menelan biaya sekitar 3 juta dolar atau sekitar Rp45 miliar rupiah.
GJ 3470b sebenarnya berukuran besar, sekitar 14 kali lebih besar dari Bumi, namun lebih ringan dari Neptunus.
Jarak planet ini sangat dekat dengan bintang induknya, suhu di permukaan planet ini bisa mencapai ribuan derajat. Seperti planet Venus yang dekat dengan matahari yang permukaannya juga sangat panas.
Fenomena menguapnya atmosfer ini disebut sebagai evaporasi atmosferik. Biasanya, hal ini hanya terjadi pada planet-planet kecil, tapi GJ 3470b membuktikan kalau planet besar pun bisa perlahan “menghilang”! Fenomena ini mengubah pemahaman ilmuwan tentang evolusi planet.
Apa dampaknya bagi manusia? Meski planet ini tidak membahayakan Bumi, penemuannya membantu manusia memahami bagaimana nasib planet-planet yang bisa berubah drastis hanya karena posisi dan komposisinya. Ini bisa jadi petunjuk untuk mencari planet yang bisa dihuni.
Fakta menarik: para ilmuwan memperkirakan GJ 3470b akan kehilangan seperempat massanya dalam beberapa miliar tahun ke depan! Itu artinya, kalau ada kehidupan di sana, mereka akan “hilang tertiup” ke luar angkasa.
Penemuan ini juga membuat para astronom menyusun ulang teori tentang sistem tata surya di galaksi lain. Mungkin ada lebih banyak planet yang menghilang perlahan-lahan tanpa kita sadari selama ini (PDSJH)
