Fokus 07032024

 Melasti dan Tawur Agung di Pantai Tanjung Pasir


Tangerang, Polkrim On Line (03/03/2024)

Umat Hindu yang berada di wilayah Tangerang, Banten, Jawa Barat dan sekitarnya, melakukan Upacara Melasti dan Tawur Agung 2024.

Malesthi dan Tawur Agung dipusatkan di pantai Tanjung Pasir, Teluk Naga, Tangerang.

Kedua kegiatan suci umat Hindu ini merupakan ritual upacara menyambut Tahun Baru Caka 1946, yang akan jatuh pada Senin, 11 Maret 2024 yang akan datang.


Upacara ini dihadiri oleh Banjar-Banjar yang ada di wilayah Tangerang, Banten, dan juga perwakilan dari Hindu Majapahit yang juga hadir pada kesempatan tersebut 

Uniknya, banjar Banjar yang datang ini membawa seperangkat persembahan berupa tumpeng besar, yang dihiasi dengan hasil bumi, panen kebun, palawija dan buah-buahan.

Acara diawali dengan penampilan tarian kolosal dari Tari Rejang TamanSari, kemudian disusul upacara Tawur Agung, pemberianTirta Suci kepada semua peserta upacara.

Dan kemudian berakhir dengan Melasti dengan menggunakan kapal layar menuju tengah laut.

Setelah berlayar ke tengah laut, kapal kemudian kembali dengan membawa air laut, sebagai simbol bahwa kehidupan akan berawal lagi dengan dipenuhi oleh jiwa yang bersih.


Hari Raya Nyepi yang akan datang Senin (11/03/2024) merupakan momen penting bagi umat Hindu. Dalam menyambut hari suci ini, masyarakat biasanya melangsungkan sejumlah upacara atau ritual. 

Salah satu upacara ini adalah upacara ritual Melasti, upacara penyucian yang dilakukan di sumber air kehidupan, seperti laut, danau atau sungai.

Dalam kepercayaan Hindu, air kehidupan (tirta amerta) mengacu pada sumber air seperti laut dan danau. 


Lihat Juga : Foto-foto Upacara Melasti Dan Tawur Agung


Sumber mata air sendiri memberi banyak manfaat kehidupan bagi semua makhluk hidup, termasuk manusia. Hal ini diyakini dapat menyucikan diri secara lahir dan batin, serta alam dari kotoran di dalamnya.

Oleh karena itu, upacara Melasti biasanya dilangsungkan di dekat sumber air, seperti tepian laut atau danau.

Dalam upacara ini, umat Hindu akan datang secara berkelompok menuju sumber air. Rombongan tersebut umumnya berasal dari satu kesatuan wilayah yang sama, seperti desa atau banjar.

Tujuannya adalah untuk menyucikan diri dari segala perbuatan buruk di masa lalu, sehingga perbuatan buruk tersebut hanyut dan terbuang bersama air.

Upacara Melasti memliki makna pembersih jagat raya yang meliputi diri sendiri (Bhuana Alit) dan alam semesta (Bhuana Agung).

Dengan kata lain, upacara ini menjadi ajang pembersihan alam semesta termasuk bumi dan seisinya. 

Dalam upacara ini, umat Hindu juga turut membersihkan peralatan serta sarana dan prasana upacara, yang kemudian akan mereka gunakan untuk rangkaian kegiatan Nyepi berikutnya, yaitu Tawur Agung.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, melalui upacara Melasti, umat Hindu dapat memperoleh angemet tirta amerta (air suci atau sari kehidupan).

Upacara ini juga berfungsi untuk meleburkan segala “noda” pada pikiran, perkataan dan perbuatan (DMS)









Lebih baru Lebih lama