Fokus 15032024

  Ketika Pak Polisi Menyogok Beras


Pasuruan, Informatika News Line (08/03/2024)

Kata siapa menyogok itu jelek ? Menyogok yang ini bukan termasuk tindakan Gratifikasi, justru harus dicontoh dan dikembangkan.

Lisa dari Beji Pasuruan sempat dag dig dug saat ada operasi tertib lantas yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Polisi meminta Lisa menghentikan motornya.

“Saya tadi diberhentikan oleh polisi.... karena saya terbiasa menggunakan helm dan sepeda motor saya juga standart gak pakai modif modifan.....Dan juga dokumen kendaraan (stnk) serta dokumen diri (sim) saya selalu membawa....."



" Semua kelengkapan diperiksa dan tidak ada masalah, semuanya lengkap " kata Lisa.

Lisa menambahkan dengan wajah ceria saat bercerita, saat tiba-tiba petugas Polisi  bilang jika dirinya menerima reward hadiah karena telah tertib berlalu lintas.

“Bener dan bener, saya terharu....

 karena saya berpikir.... sampai seperti itu ternyata.... upaya Polisi untuk menyadarkan masyarakat supaya tertib berlalu lintas,” ungkapnya.

Lisa dari Beji Pasuruan menceritakan, dirinya tidak menyangka bakal menerima "sogokan" satu bungkus beras itu dari kepolisian. 

Operasi "Sogok Beras" yang dilakukan oleh Satlantas Polres Pasuruan ini sebenarnya bertajuk Operasi Keselamatan 2024. Tapi upaya Polisi "Menyogok Beras" untuk mengapresiasi masyarakat berlalulintas yang baik ini disambut oleh Warga Pasuruan.

"Pas harga beras naik kayak gini, malah dapat reward beras....lumayan ..."

Operasi Sogok Beras bertajuk Operasi Keselamatan Lalu Lintas ini dimulai sejak tanggal 4 Maret 2024 sampai tanggal 17 Maret 2024. Jajaran Polri mengintensifkan operasi keselamatan. Tak terkecuali Polres Pasuruan yang dalam kegiatan ini menitikberatkan leading sector-nya pada fungsi lalu lintas.

Berbagai cara yang digunakan oleh pihak Polri dalam pelaksanaan operasi keselamatan, baik cara preemtif, prefentif dan represif.

KBO Sat Lantas polres Pasuruan, Iptu Arief Rahman menyampaikan kepada media bahwa kegiatan ini sesuai arahan dari Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si. melalui kasat lantas AKP Deni Eko Prasetyo, S.I.K.

“Beliau menekankan, agar supaya kami petugas di lapangan selalu menjaga hubungan yang baik dengan masyarakat, karena tugas tanggung jawab kita selaku anggota polri tidak akan berhasil apabila tidak ada dukungan positif dari masyarakat,” ujarnya.

Dia menambahkan, pihak kepolisian juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang sudah tertib berlalu lintas.

“Kami mohon maaf apabila kami menindak yang belum tertib dan percayalah bahwa kami menindak memberikan punishment bukan karena kami benci atau tidak suka tetapi yakin dan percayalah itu wujud cinta dan peduli kami terhadap masyarakat khususnya pengguna jalan raya,” pungkasnya. (Pol/SGDIK)









Lebih baru Lebih lama