Sidoarjo : Harga Telur Tembus 32 rb Per Kilogram, 85 ribu per Kg di Kabupaten Puncak Jaya

 Sidoarjo : Harga Telur Tembus 32 rb Per Kilogram, 85 ribu per Kg di Kabupaten Puncak Jaya


Sidoarjo, Informatika Newsline (18/03/2024)

Harga telur di beberapa pasar tradisional Sidoarjo menembus angka 32 ribu rupiah per kilogram.

Pemantauan yang dilakukan oleh Informatika News Line sepanjang Senin  (18/03) menunjukkan harga telur terus mengalami kenaikan. Diperkirakan harga akan naik terus sepanjang Ramadhan dan akan mencapai puncak nya pada Lebaran Idul Fitri 1445 yang akan datang.



Berdasarkan informasi dari para pedagang pemasok telur di pasar-pasar tradisional, telur di dapat kan dari petani peternak ayam petelur yang berasal dari Blitar.

Harga yang tidak wajar ini tidak diantisipasi dengan baik oleh pemerintah melalui Dinas Perdagangan dan perindustrian.

Harga telur dibiarkan naik tanpa kontrol sepanjang tahun. Beberapa pengepul telur  kepada Informatika News Line menyatakan bahwa harga telur naik karena harga makanan. ayam petelur cenderung. naik tanpa bisa dikendalikan.

Harga telur di Sidoarjo ini sama dengan harga di Bojonegoro, Mojokerto, Gresik, Bangkalan. Sementara harga tertinggi ada di Kota Pasuruan yang mencapai harga 33 ribu per kilogram. Tingkat Provinsi Jawa Timur harga telur berada di angka 30 ribu per kilogram.

Berdasarkan informasi dari Badan Pangan Nasional, deputi ketersediaan dan Stabilitas Pangan harga tertinggi telur ini masih berada di Papua. Harga 85 ribu per kilogram telur tercatat di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah.




Sayangnya dalam grafik harga terendah dan tertinggi tingkat Provinsi, harga 85 ribu per kilogram di Papua ini tidak tercatat tampil dalam grafik global. Sehingga yang tercatat dan tampil dalam data grafik global harga tertinggi telur hanya mencapai 43 ribu rupiah per kilogram saja, sementara harga 85 ribu per kilogram nya gagal ditampilkan. Seharusnya meski dalam tampilan harga Provinsi data global tetap harus mencantumkan harga tertinggi 85 ribu per kilogram, agar terbentuk pemahaman yang sama tentang realitas harga tertinggi dan harga terendah, bukan dibuat dalam bentuk terpisah-pisah provinsi kabupaten. Data yang dibaca menjadi berubah dan memberikan efek pemahaman yang salah. Angka realitas 85 ribu per kilogram hilang di tingkat provinsi.





Dari grafik Badan Pangan Nasional terlihat bahwa harga telur berada pada level tertinggi, sepanjang sejarah, atau paling tidak dalam catatan 1 tahun terakhir ini. Kondisi buruk ini mengancam konsumen telur di seluruh Indonesia (MIG)



Lihat Juga : Grafik Harga Bahan Pangan Aplikasi Badan Pangan Nasional : https//panelharga.badanpangan.go.id/






















Lebih baru Lebih lama