Departemen Luar Negeri Amerika Serikat Tolak Pengusiran Warga Palestina Di Luar Gaza

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat Tolak Pengusiran Warga Palestina Di Luar Gaza





Jakarta, Informatika News Line (03/01/2024)

Juru Bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat Matthew Miller menolak ide untuk mengusir rakyat Palestina dari Gaza yang disampaikan oleh sebagian dari pejabat pemerintah Israel.

Amerika Serikat secara resmi menolak pernyataan dari Menteri Israel Bezalel Smotrich dan Itamar Ben Givr yang mengusulkan pengusiran warga Palestina dari Gaza. Bahasa yang digunakan adalah mengadvokasi pemukiman kembali warga Palestina di luar Gaza. Bahasa penug Retorika ini sebenarnya bertujuan mengusir Rakyat Palestina dari Gaza, bersifat sangat menghasut dan tidak bertanggungjawab.

Miller mengatakan bahwa Amerika Serikat telah mendapatkan informasi berulang kali dan secara konsisten dari pemerintah Israel, termasuk oleh Perdana Menteri, bahwa ide dan pernyataan itu tidak mencerminkan kebijakan pemerintah Israel secara resmi. Amerika Serikat meminta agar pernyataan seperti itu segera dihentikan.

Press Release Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia menyatakan bahwa 

The United States rejects recent statements from Israeli Ministers Bezalel Smotrich and Itamar Ben Gvir advocating for the resettlement of Palestinians outside of Gaza. This rhetoric is inflammatory and irresponsible. We have been told repeatedly and consistently by the Government of Israel, including by the Prime Minister, that such statements do not reflect the policy of the Israeli government. They should stop immediately.

Pendirian Pemerintah Amerika Serikat sudah jelas, konsisten, dan tegas. Tanah  Gaza adalah tanah Palestina dan akan tetap menjadi tanah Palestina. Akan tetapi Hamas tidak lagi akan menjadi pengendali masa depannya dan tanpa kelompok teroris yang bisa mengancam Israel. 

"Itu adalah masa depan yang kami harapkan, demi kepentingan warga Israel dan Palestina, kawasan sekitarnya dan dunia." (Vijay)








Lebih baru Lebih lama