Iran Bebaskan Visa Kunjungan Wisata Dari 33 Negara

Iran Bebaskan Visa Kunjungan Wisata Dari 33 Negara

Bandung, Informatika News Line (13/12/2023)

Menteri Pariwisara Iran (Minister of Cultural Heritage, Tourism, and Handicrafts) Ezzatollah Zarghami menyatakan bahwa Sidang Kabinet Iran di Teheran, Rabu (13/12), memutuskan membuka gerbang wisata Iran seluas-luasnya untuk wisatawan dari 33 negara. Kabinet memutuskan membebaskan visa kunjungan dari 33 negara di seluruh dunia.



Menurut Zarghami Keputusan yang diambil dalam Sidang Kabinet ini ditujukan untuk mendorong dan menarik datangnya wisatawan dari seluruh dunia, terutama untuk 33 negara yang dibebaskan visa wisata nya.

Meningkatnya wisatawan diharapkan akan menghapus kampanye Iranophobia, yang selalu menggambarkan betapa menyeramkannya Iran. 

Dikutip dari IRNA, sebanyak 33 negara yang dibebaskan visa wisatanya ini diantaranya adalah : 

1- Republic of India,

2- Russian Federation (in group visits), 3- United Arab Emirates, 

4- Kingdom of Bahrain, 

5- Kingdom of Saudi Arabia, 

6- Kingdom of Qatar, 

7- Kingdom of Kuwait, 

8- Republic of Lebanon, 

9- Republic of Uzbekistan , 

10- Republic of Kyrgyzstan, 

11- Republic of Tajikistan, 

12- Republic of Tunisia, 

13- Islamic Republic of Mauritania, 

14- United Republic of Tanzania, 

15- Republic of Zimbabwe, 

16- Republic of Mauritius, 

17- Republic of Seychelles, 

18- Republic of Indonesia, 

19- Brunei Darussalam, 

20- Kingdom of Japan, 

21- Republic of Singapore, 

22- Kingdom of Cambodia, 

23- Kingdom of Malaysia, 

24- Socialist Republic of Vietnam, 

25- Federal Republic of Brazil, 

26- Republic of Peru, 

27- Republic of Cuba, 

28- United States of Mexico , 

29- Bolivarian Republic of Venezuela, 

30- Federation of Bosnia and Herzegovina, 

31- Republic of Serbia, 

32- Republic of Croatia 

33- Republic of Belarus.

Sebelumnya Iran juga telah membebaskan visa wisata dari Turki, Republik Azerbaijan, Oman, RRC, Armenia, Lebanon, dan Suriah.

Kantor berita IRNA juga menyampaikan bahwa 4,4 juta pengunjung wisata telah datang ke Iran, selama 8 bulan terakhir, naik 48,5 persen periode yang sama tahun lalu. Iran memiliki tradisi memulai kalender tahunannya setiap tanggal 21 Maret,  bukan 1 Januari (Vijay/Irna)








Lebih baru Lebih lama