Smelter Emas Tembaga Terbesar Sedunia itu Siap Beroperasi Di GRESIK, JAWA TIMUR
Gresik, Informatika Newsline (9/8/2023)
Gresik, tempat penuh berkah, lokasi makam Sunan Gresik (Maulana Malik Ibrahim) dan juga makam Sultan Para Wali, Sunan Giri, menjadi saksi kebangkitan awal pengolahan tambang dalam negeri PT Freeport Indonesia.
Hanya berjarak kurang dari 15 km dari situs Fatimah binti Maimun yang terkenal di Gresik, smelter Tambang Grasberg Papua siap beroperasi awal tahun 2024 yang akan datang. Smelter PT Freeport Indonesia ini telah mempekerjakan lebih dari 16 ribu tenaga kerja. Dari total tenaga kerja tersebut, sebanyak 98 % berasal dari pekerja dalam negeri dan hanya 2 % yang memanfaatkan expatriat tenaga asing.
PT Freeport menyampaikan kesiapan operasional Smelter pada awal tahun 2024 yang akan datang, kepada press di Hotel Four Point Surabaya, Selasa (8/8/2023).
Yoga Amaliasari, Construction Manager, PT Freeport Smelter Indonesia menyampaikan dengan penuh semangat, kesiapan operasional Smelter pengolah konsentrat tembaga terbesar sedunia ini.
"Saya ini operator crane..." Yoga Amaliasari, salah satu dari 500 an wanita yang ikut bekerja dalam proyek konstruksi smelter raksasa Freeport.
Dengan kesiapan smelter Gresik ini, mulai tahun 2024 yang akan datang, sebanyak 3 juta konsentrat tembaga yang selama ini diolah di luar negeri, akan diolah sendiri oleh smelter dalam negeri. Sebanyak 3 juta konsentrat tembaga per tahun dari tambang Grasberg Papua akan dibawa oleh kapal ke pelabuhan Freeport di Gresik, untuk diolah di Smelter raksasa Gresik, Jawa Timur ini.
Sebuah cita-cita yang selama lebih dari 45 tahun diperjuangkan oleh Republik. Sebuah cita-cita yang pernah diteriakkan oleh Gerakan Reformasi 1998, mengolah sendiri konsentrat tembaga di dalam negeri. Cita cita itu mulai terbit terwujud dari Timur Papua, dari tanah penuh berkah Gresik di Jawa Timur
" Ada hasil sampingan emas 50 Ton juga lho," kata Yoga Amaliasari.
Hasil sampingan 50 Ton emas dari pengolahan jutaan ton konsentrat tembaga yang juga akan dihasilkan dari Smelter raksasa ini memang kecil dari hitungan makro. Akan tetapi coba bawalah 50 ton emas per tahun ini di pasar lokal Gresik atau Provinsi Jawa Timur. Hasil mikro dari smelter raksasa ini akan menggerakkan dan menghidupkan ekonomi lokal, bahkan nasional. Seperti Sunan Gresik dan Sunan Giri bersama Wali Songgo, membangkitkan Nusantara 700 tahun yang lalu (GIW)
