920 ribu trilyun rupiah lebih, Prediksi Aset Mind Id, 10 tahun lagi ?
Bojonegoro, Informatika News Line (11/08/2023)
Forum Tambang Indonesia (FTI) c.q. Forum Minyak Dan Gas Blora Bojonegoro menyampaikan dalam konferensi press yang digelar Jum'at (11/08) di Bojonegoro, sangat besar nya prediksi aset yang akan dimiliki dan dikelola oleh Mind Id, Holding Tambang Indonesia.
Ketua Divisi IT Forum Tambang Indonesia (FTI) Sakti W, mengatakan dalam konferensi Press yang dikutip Informatika News Line (11/08) yang lalu, menyatakan bahwa angka yang berhasil dihitung oleh FTI merupakan proyeksi angka pendapatan hasil tambang dan juga aset yang dilaporkan oleh Mind Id akhir tahun yang lalu (2022).
Angka proyeksi yang luar biasa ini didasarkan pada perhitungan keuntungan Mind Id disandarkan pada pertambahan nilai sebesar 300-400 kali lipat yang didapatkan pada proses hilirisasi nikel. Angka ini dihitung oleh kementerian perindustrian Republik Indonesia. Tingkat kelipatan 300-400 kali ini akan didapatkan jika seluruh proses hilirisasi tambang berhasil dilakukan.
Besarnya nilai prediksi ini menurut FTI belum sepenuhnya dihitung dan dipublikasikan oleh pemerintah dan kalangan tambang Indonesia.
920 ribu trilyun adalah jumlah yang sangat besar, bahkan PDB tahun lalu Amerika Serikat dan China saja kalau digabung bersama hanya mencapai angka 850 ribu trilyun saja. Masih kalah jauh dari prediksi yang didapatkan oleh Holding Mind Id saja. Belum dihitung nilai pengelola tambang lainnya.
" Akan tetapi realitas yang muncul dalam perhitungan yang dilakukan oleh lembaga negara ini adalah perhitungan serius yang harus dicermati dengan sangat serius dan hati hati..."kata Sakti di Sekretariat FTI di Bojonegoro.
FTI berharap agar prediksi angka yang luar biasa ini mampu dicapai dan direalisasikan untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Karena jika rakyat tidak menerima keuntungan nya, maka proyeksi kekayaan yang besar ini akan dicuri oleh pihak lain, untuk kepentingan pribadi atau keuntungan yang terbatas lainnya. Selanjutnya FTI juga mendorong inisiatif penentuan Nikel Index Indonesia oleh pemerintah dan berbagai Asosiasi Tambang Nikel di Indonesia. Salah satunya adalah Asosiasi Penambangan Nikel Indonesia (APNI) yang mengusulkan penentuan Nikel Index kepada pemerintah.
Menurut Sakti penentuan Nikel Index akan memberikan posisi tawar produk Nikel di pasar Global yang kuat dan sekaligus mengangkat posisi Indonesia sendiri sebagai negara dengan jumlah cadangan Nikel terbesar seluruh dunia (ESW)


.jpeg)