1900 Mayat Per Tahun Perdagangan Manusia
Informatika News Line, Jakarta (30/05/2023)
Presiden mengingatkan adanya potensi tidak baik dalam kegiatan pemenuhan tenaga kerja luar negeri atau tenaga kerja migran Indonesia.
Presiden menyatakan bahwa ada 1900 mayat per tahun yang kembali ke tanah air karena menjadi korban Human Trafficking, sangat mengerikan (30/05/2023). Human Trafficking di beberapa lokasi negara tujuan pekerja migran memberikan iming-iming pekerjaan dengan gaji yang menggiurkan. Akan tetapi saat didatangi, buntutnya adalah pemberian pekerjaan yang tidak layak.
Para pekerja migran ini dipaksa bekerja tanpa dilindungi oleh regulasi Hak Asasi Manusia. Sehingga kondisi nya sangat membahayakan.
Warga negara yang tewas menjadi korban, berniat mencari kerja untuk kehidupannya berakhir tewas di tangan komplotan perdagangan manusia (Vijay).
Baca juga
1900 Mayat Per Tahun Perdagangan Manusia
Penerangan Hukum : Peran Penting Kejaksaan Cegah Human Trafficking dan Pemberantasan Korupsi
2026 : Setengah Juta Lowongan Pekerja Migran Baru, Dengan Prediksi Devisa Remitansi Rp 439 Triliun
Moratorium TKI Arab Saudi Batal Dicabut Pemerintah ? Konsep Perbudakan nya Tidak Bisa Diubah ?


