16 Triliun Lebih, Laba PLN naik 197% Subsidi Pemerintah ? 15 Triliun.


16 Triliun Lebih, Laba PLN naik 197% 
Subsidi Pemerintah ? 15 Triliun.





Bandung, Informatika News Line (22/03/2023)
. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN, membukukan laba bersih sebesar Rp16,04 triliun pada kuartal pertama (Q1) tahun 2023.

Menurut laporan keuangan yang diumumkan oleh PLN, disebutkan bahwa  laba bersih PLN pada kuartal pertama ( Q1)  2023 meningkat 197%  year-on-year (yoy). Peningkatan tajam ini dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2022 yang lalu yang membukukan keuntungan sebesar 5,59 triliun rupiah.

Pendapatan total PLN mencapai 115 Trilyun lebih (kinerja pendapatan usaha).

Rincian pendapatan PLN meliputi
(1) Penjualan tenaga listrik sebesar 78,86 triliun rupiah
(2) Subsidi listrik  15,72 triliun rupiah (dari pemerintah)
(3) Kompensasi 18,51 triliun rupiah
(4) Penyambungan pelanggan 277,76 miliar rupiah 
(5) Pendapatan lain-lain Rp1,69 triliun.

PLN melayani hampir 86 juta pelanggan listrik di Indonesia. Sebanyak kurang lebih  200 pembangkit listrik dioperasikan oleh PLN dan anak usahanya, memproduksi listrik lebih dari 63 GW. Sementara pelanggan PLN dilaporkan menggunakan listrik sebanyak 273 TWH setahun.

PLN termasuk pembayar pajak yang patuh kepada negara. Hampir 6 Trilyun lebih pajak per tahun dibayarkan oleh PLN Kepada Pemerintah (Ditjen Pajak). Hampir 25 Trilyun pendapatan PLN digunakan untuk membayar gaji pegawai PLN yang berjumlah lebih dari 51 ribu pegawai di seluruh Indonesia.Dan sebanyak 250 an Trilyun rupiah digunakan untuk membayar hutang dan pemasok PLN (GIW PLN)




Index News Informatika/Informatika News Line


 
 
 
 
Ikuti Informatika News Line 
Di Instagram


 
Dual Server
 
 
Indeks
 












 




Lebih baru Lebih lama