NTT Ekspor Komoditas Unggulan Sedikitnya ke 11 Negara
KatongNTT, Okt 14, 2021
Nusa Tenggara Timur (NTT)terkenal dengan banyak destinasi wisata super premium, namun tahukah Anda provinsi ini juga memiliki sejumlah komoditas ekspor bernilai tinggi? Sedikitnya negara telah mengimpornya sedikitnya dalam 2 tahun terakhir.
Memiliki wilayah perairan yang luas, kekayaan laut berupa ikan menjadi salah satu komoditas unggulan NTT. Ikan dari NTT banyak diekspor untuk memenuhi kebutuhan ikan di luar negeri.
Dengan luas laut sekitar 200.000 km², sumberdaya laut NTT selain ikan adalah rumput laut dan garam. Sumberdaya laut ini menjadi andalan NTT untuk diekspor.
Data ekspor yang didapatkan katongNTT dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT pada Oktober 2021, ikan dari NTT menjadi komoditas yang diekspor ke Jepang dan Korea Selatan.
Data tersebut berdasarkan dokumen SKA yang diterbitkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT.
(1) Ikan Tuna Beku, Jepang, 5,172 ton (April 2021)
Pada 8 April 2021, dokumen SKA diberikan kepada PT. Karya Cipta Buana untuk mengekspor ikan tuna beku ke Jepang. Jumlah ikan yang diekspor seberat 5,172 ton.
(2) Ikan Skip Jack Tuna, Jepang, 50 Ton, April 2021
(3) Ikan Tuna Kering, Korea Selatan, 22,8 ton, April 2021
Pada tanggal 14 April, PT. Karya Cipta Buana kembali mengekspor Ikan skip Jack tuna ke Jepang sebanyak 50 ton. Kemudian pada 21 April perusahaan ini mengekspor 22,8 ton ikan tuna kering ke Korea Selatan.
(4) Rumput Laut, Argentina, 25 ton, November 2019
(5) Tepung Rumput Laut, Filipina, 22 ton, April 2020
Sebelumnya, pada November 2019, PT. RKN mengirimkan 25 ton rumput laut ke Argentina. April 2020, perusahaan itu mengekspor tepung rumput laut ke Filipina seberat 22 ton.
(6) Tepung Rumput Laut, Cina, 25 ton, Agustus 2020
(7) Tepung Rumput Laut, Australia, 1,5 ton, Februari 2021
Empat bulan kemudian, PT RKN kembali memenuhi permintaan tepung rumput laut dari Cina seberat 25 ton. Kemudian pada Februari 2021, PT. RKN mengekspor 1,5 ton tepung rumput laut ke Australia.
(8) Rumput Laut, Cina, 56 ton, Maret 2021
Sebulan kemudian, PT. ASTIL mengirimkan rumput laut ke Cina. Rumput laut yang dikirim seberat 56 ton.
Selain itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT juga mengeluarkan SKA untuk ekspor kopi bubuk ke Republik Demokratik Timor Leste. UD. Pujangga Bangunan mengekspor 14,746 ton kopi bubuk pada 9 September 2019. Pada 18 September 2019, perusahaan itu kembali mengirimkan 15,685 ton kopi bubuk ke Timor Leste.
(9) Kopi Bubuk, Timor Leste, 14,746 ton, 15,685 ton, September 2019
Badan Pusat Statistik (BPS) NTT mengeluarkan data ekspor NTT selama Agustus 2021. Dari data tersebut total ekspor NTT 6.848,57 ton. Semuanya dikirim ke Timor Leste.
(10) Komoditas, Timor Leste, 6848,57 ton, Agustus 2021
garam, belerang, dan kapur 16,69 %
perabot dan penerangan rumah 10,44 %
minyak Atsiri, kosmetik wangi-wangian sebesar 8,91 %
kendaraan dan spare part 7,49 %. mesin-mesin/pesawat mekanik 7 %
komoditas lain 49,47 %.
Ekspor tersebut melalui pelabuhan Atapupu dan bandara Atambua. Komoditas yang diekspor di antaranya garam, belerang, dan kapur sebesar 16,69 persen dari total ekspor. Kemudian ekspor perabot dan penerangan rumah sebesar 10,44 persen.
Komoditas berikutnya adalah minyak Atsiri, kosmetik wangi-wangian sebesar 8,91 persen. Komoditas kendaraan dan bagiannya sebesar 7,49 persen. Komoditas berikutnya adalah mesin-mesin/pesawat mekanik sebesar 7 persen dan komoditas lain sebesar 49,47 persen.
Pada Agustus, ekspor langsung melalui pelabuhan di NTT sebesar 47,90 persen atau senilai US $ 1.727.643. Selain ekspor langsung dari pelabuhan di NTT, ekspor dari pelabuhan di luar NTT justru lebih besar yakni 52,1 persen atau senilai US $ 1.878.910.
(11) Dari Pelabuhan NTT, 47,9 %, 1.727.643 USD,
(12) Di Luar NTT, 52,1 %, 1.878.910 USD
Dari total ekspor tersebut, 47,90 persen di kirim ke Timor Leste. Lalu 26,47 persen komoditas dikirim ke India dengan nilai US $ 954.702. Kemudian ke Vietnam senilai US $ 475.027 atau sebesar 13,17 persen.
(1) 47,90 persen di kirim ke Timor Leste.
(2) 26,47 persen komoditas ke
India dengan nilai US $ 954.702.
(3) 13,17 % Vietnam senilai US $ 475.027
(4) 2,54 % Singapura senilai US $ 91.745. (5) 2,12 % Australia sebesar US $ 76.615 (6) 7,80 % lainnya senilai US $ 280.821.
Berikutnya, 2,54 persen komoditas diekspor ke Singapura atau senilai US $ 91.745. Ekspor ke Australia sebesar 2,12 persen atau senilai US $ 76.615 dan ekspor ke negara lainnya sebesar 7,80 persen atau senilai US $ 280.821.
(13) Buah, 39,68 % US $ 1.431.184. dikirim ke India,Vietnam, sisanya ke Timor Leste
(14) Komoditas garam, belerang, kapur US $ 415.495. Tujuan ekspor Timor Leste, Korea Selatan, Jepang, Taiwan, Thailand dan beberapa negara lainnya.
Bila dilihat dari jenis komoditas, buah-buahan menjadi komoditas terbanyak yang diekspor sebesar 39,68 persen atau senilai US $ 1.431.184. Komoditas ini dikirim ke India kemudian Vietnam. Sisanya dikirim ke Timor Leste.
Selanjutnya komoditas garam, belerang, kapur US $ 415.495. Negara tujuan ekspor komoditas ini yakni Timor Leste, Korea Selatan, Jepang, Taiwan, Thailand dan beberapa negara lainnya.
(15) 6,14 % Komoditas perabotan, penerangan rumah US $ 221.610 yang dikirim ke Timor Leste dan Australia.
(16) 4.34 % Komoditas Minyak Atsiri, kosmetik wangi-wangian US $ 156.361.
(17) 3,87 % Biji-bijian minyak Agustus.
(18) Komoditas lain 34,45 persen dengan nilai US $ 1.242.398.
Komoditas perabotan, penerangan rumah dengan nilai US $ 221.610 atau sebesar 6,14 persen yang dikirim ke Timor Leste dan Australia. Komoditas ekspor berikutnya adalah Minyak Atsiri, kosmetik wangi-wangian sebesar 4,34 persen dengan nilai US $ 156.361.
Biji-bijian minyak merupakan salah satu komoditas ekspor dari NTT yang mencapai 3,87 persen dari total ekspor bulan Agustus. Komoditas lain yang diekspor mencapai 34,45 persen dengan nilai US $ 1.242.398. (Joe)
https://katongntt.com/ntt-ekspor-komoditas-unggulan-sedikitnya-ke-11-negara/



