Kuningan, POLKRIM
Terobosan Kapolsek Ciniru AKP Raden Purnama, SH yang membawahi wilayah kecamatan Ciniru dan kecamatan Hantara bisa dijadikan contoh oleh polsek-polsek lain khususnya yang ada di Kabupaten Kuningan. Terobosan yang dilakukan tersebut diantaranya adalah pembentukan tujuh wadah komunitas kegiatan masyarakat yang sesuai dengan tugas dan fungsi dengan tujuan akhir, semua komunitas tersebut dapat membantu tugas kepolisian di masing-masing wilayahnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka berada, Sehingga dengan adanya wadah komunitas tersebut semua kegiatan yang dilakukan akan terorganisir dengan baik dan rapih.
Ketujuh komunitas yang dibentuk tersebut adalah :
1. Komunitas Ojeg Kamtibmas dengan jumlah anggota 55 orang. Merupakan komunitas yang stand by 24 jam, dan siap ikut menjaga kamtibmas dari masyarakat kecamatan Ciniru dan Hantara
2. Komunitas Komunikasi Radio Antar Warga Kecamatan Ciniru dan Hantara. Merupakan sarana komunikasi dan informasi yang bersifat silaturrahmi dan juga sarana komunikasi dalam kondisi darurat. Kondisi wilayah hukum Polsek Ciniru dan Hantara yang berupa pegunungan, akan dapat dibantu monitor siskamling dan lainnya melalaui komunitas ini. Satu desa dibekali dengan tiga buah HT dengan diketuai oleh Aiptu Sukarna dan jumlah total anggota 50 orang.
3. Komunitas Pamor, atau Paguyuban Moro adalah komunitas yang bersifat lintas desa untuk saling membantu dalam mengatasi hama babi hutan. Komunitas ini diketuai oleh Bripka Koswara dengan jumlah anggota 1000 personal
4. Komunitas Iket Pasundan. Komunitas ini adalah komunitas yang menjaga dan menghidupkan seni budaya sunda yang berpusat di desa Pasiragung dengan ketua Dede Mulyana.
.
5. Komunitas Safari Makkah. Merupakan komunitas Khatmul Qur'an yang hanya dalam satu jam komunitas ini dapat menamatkan Al-Qur'an sebanyak 30 juz, dan pelaksanaannya setiap hari Jum'at secara berpindah-pindah desa dengan anggota para Kesra, tokoh agama (Toga), tokoh pemuda (Toda). Forum komunikasi ini di tingkat kecamatan yang di pimpinan oleh Aiptu Sukarna.
6. Komunitas SSB, adalah komunitas sekolah sepak bola yang ada di kecamatan Ciniru dengan jumlah siswa 70 orang. Bripda Dwie Prasetyo Widodo menjadi Ketua Komunitas ini
7. Komunitas TSSCH, adalah komunitas Trail Sektor Selatan Ciniru Hantara dengan jumlah anggota 60 orang yang diketuai oleh Arif Meong.
Dalam sambutan peresmiannya, Kapolres Kuningan AKBP M. Syahdudi, S, I, K, M.Si, menyatakan kebanggaan dengan hadirnya komunitas-komunitas ini, karena hal tersebut merupakan kepanjangan pihak kepolisian yang dapat membantu tugas-tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
" Tentunya hal ini harus terus dibina dan dipupuk agar terus berkembang dan tidak hanya di kecamatan Ciniru-Hantara saja Insya Allah saya akan kembangkan di kecamatan lainnya agar bisa berbuat sama seperti kecamatan Ciniru dan Hantara ini, " ujar Kapolres.
Sementara itu Kapolsek Ciniru AKP Rd. Purnama, SH, kepada Polkrim menegaskan bahwa dengan diresmikannya tujuh komunitas oleh Kapolres Kuningan ini, berarti legalitas ketujuh komunitas tersebut tidak diragukan lagi keberadaannya di wilayah hukum Polres Kuningan.
Kapolsek juga mengajak meningkatkan level kekondusifan wilayah dengan sungguh-sungguh, sehingga keadaan yang telah baik dapat ditingkatkan lebih baik lagi di masa depan.
Kegiatan silaturrahmi Kapolres Kuningan diakhiri dengan pemberian rompi untuk komunitas ojeg, sekaligus meresmikan Pangkalan Ojek Mitra Kamtibmas Polsek Ciniru. Acara juga dilanjutkan dengan pemberian sumbangan atap genteng untuk pembangunan atau renovasi Masjid Agung kecamatan Ciniru dengan disaksikan oleh para perwira jajaran Polres Kuningan, Muspika Kecamatan Ciniru dan Hantara, Tokoh masyarakat dan para undangan lainnya (Hans) .
Terobosan Kapolsek Ciniru AKP Raden Purnama, SH yang membawahi wilayah kecamatan Ciniru dan kecamatan Hantara bisa dijadikan contoh oleh polsek-polsek lain khususnya yang ada di Kabupaten Kuningan. Terobosan yang dilakukan tersebut diantaranya adalah pembentukan tujuh wadah komunitas kegiatan masyarakat yang sesuai dengan tugas dan fungsi dengan tujuan akhir, semua komunitas tersebut dapat membantu tugas kepolisian di masing-masing wilayahnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka berada, Sehingga dengan adanya wadah komunitas tersebut semua kegiatan yang dilakukan akan terorganisir dengan baik dan rapih.
Ketujuh komunitas yang dibentuk tersebut adalah :
1. Komunitas Ojeg Kamtibmas dengan jumlah anggota 55 orang. Merupakan komunitas yang stand by 24 jam, dan siap ikut menjaga kamtibmas dari masyarakat kecamatan Ciniru dan Hantara
2. Komunitas Komunikasi Radio Antar Warga Kecamatan Ciniru dan Hantara. Merupakan sarana komunikasi dan informasi yang bersifat silaturrahmi dan juga sarana komunikasi dalam kondisi darurat. Kondisi wilayah hukum Polsek Ciniru dan Hantara yang berupa pegunungan, akan dapat dibantu monitor siskamling dan lainnya melalaui komunitas ini. Satu desa dibekali dengan tiga buah HT dengan diketuai oleh Aiptu Sukarna dan jumlah total anggota 50 orang.
3. Komunitas Pamor, atau Paguyuban Moro adalah komunitas yang bersifat lintas desa untuk saling membantu dalam mengatasi hama babi hutan. Komunitas ini diketuai oleh Bripka Koswara dengan jumlah anggota 1000 personal
4. Komunitas Iket Pasundan. Komunitas ini adalah komunitas yang menjaga dan menghidupkan seni budaya sunda yang berpusat di desa Pasiragung dengan ketua Dede Mulyana.
.
5. Komunitas Safari Makkah. Merupakan komunitas Khatmul Qur'an yang hanya dalam satu jam komunitas ini dapat menamatkan Al-Qur'an sebanyak 30 juz, dan pelaksanaannya setiap hari Jum'at secara berpindah-pindah desa dengan anggota para Kesra, tokoh agama (Toga), tokoh pemuda (Toda). Forum komunikasi ini di tingkat kecamatan yang di pimpinan oleh Aiptu Sukarna.
6. Komunitas SSB, adalah komunitas sekolah sepak bola yang ada di kecamatan Ciniru dengan jumlah siswa 70 orang. Bripda Dwie Prasetyo Widodo menjadi Ketua Komunitas ini
7. Komunitas TSSCH, adalah komunitas Trail Sektor Selatan Ciniru Hantara dengan jumlah anggota 60 orang yang diketuai oleh Arif Meong.
Dalam sambutan peresmiannya, Kapolres Kuningan AKBP M. Syahdudi, S, I, K, M.Si, menyatakan kebanggaan dengan hadirnya komunitas-komunitas ini, karena hal tersebut merupakan kepanjangan pihak kepolisian yang dapat membantu tugas-tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
" Tentunya hal ini harus terus dibina dan dipupuk agar terus berkembang dan tidak hanya di kecamatan Ciniru-Hantara saja Insya Allah saya akan kembangkan di kecamatan lainnya agar bisa berbuat sama seperti kecamatan Ciniru dan Hantara ini, " ujar Kapolres.
Sementara itu Kapolsek Ciniru AKP Rd. Purnama, SH, kepada Polkrim menegaskan bahwa dengan diresmikannya tujuh komunitas oleh Kapolres Kuningan ini, berarti legalitas ketujuh komunitas tersebut tidak diragukan lagi keberadaannya di wilayah hukum Polres Kuningan.
Kapolsek juga mengajak meningkatkan level kekondusifan wilayah dengan sungguh-sungguh, sehingga keadaan yang telah baik dapat ditingkatkan lebih baik lagi di masa depan.
Kegiatan silaturrahmi Kapolres Kuningan diakhiri dengan pemberian rompi untuk komunitas ojeg, sekaligus meresmikan Pangkalan Ojek Mitra Kamtibmas Polsek Ciniru. Acara juga dilanjutkan dengan pemberian sumbangan atap genteng untuk pembangunan atau renovasi Masjid Agung kecamatan Ciniru dengan disaksikan oleh para perwira jajaran Polres Kuningan, Muspika Kecamatan Ciniru dan Hantara, Tokoh masyarakat dan para undangan lainnya (Hans) .

