Kuningan, Polkrim On Line
Belasan
pengendara motor yang masih berstatus pelajar terjaring razia kendaraan rutin
anggota Satlantas Polres Kuningan Sabtu (3/9/2016). Razia
yang digelar di ruas Jalan Raya Cilimus depan pom bensin Bandorasa tersebut
digelar siang hari sekitar pukul 13.00 WIB. Seperti diketahui, waktu tersebut
merupakan jam pulang sekolah. Tak heran, sebagian besar mereka yang terjaring
razia adalah dari kalangan pelajar yang sehari-hari berangkat dan pulang
sekolah dengan mengendarai motor.
Saat
diberhentikan petugas, para pelajar tersebut tak bisa menunjukkan SIM karena
sebagian besar mereka memang belum memasuki usian untuk
mendapatkan SIM. Atas
hal tersebut, mereka pun terpaksa harus menerima sanksi tilang dan harus
mengikut sidang di Pengadilan Negeri Kuningan pada waktu yang telah ditentukan.
Melihat
kondisi ini, Kanit Turjawali Lantas Polres Kuningan Ipda Haga Deo yang memimpin
razia tersebut menilai hal tersebut patut menjadi perhatian pihak sekolah. Deo menghimbau agar para kepala sekolah
bisa membuat aturan yang tidak membolehkan para siswanya yang belum mempunyai
SIM membawa kendaraan ke sekolah.
“Hal ini
bukan sekedar sebagai salah satu syarat berkendaraan, namun juga demi
keselamatan para siswa sendiri. Alangkah lebih baik agar para siswa yang belum
punya izin mengemudi untuk berangkat dan pulang ke sekolah dengan naik angkutan
umum saja,” kata Haga.
Lebih
lanjut Haga mengatakan, tujuan utama razia tersebut adalah dalam rangka menciptakan kondisi aman dengan menekan angka kecelakaan di
jalan raya. Targetnya adalah seluruh kendaraan yang melintas baik roda dua,
roda empat hingga kendaraan truk diperiksa kelengkapan surat-surat serta
muatannya apakah melebihi kapasitas yang dapat membahayakan pengendara sendiri
maupun pengguna jalan yang lain.
Hasilnya,
banyak kendaraan yang terkena razia baik yang tidak dilengkapi surat-surat,
pengendara motor yang tidak mengenakan helm dan kendaraan yang tidak dilengkapi
spion hingga knalpon bising. Menurut Deo kegiatan tersebut akan terus digelar secara rutin namun
dengan target dan lokasi yang berbeda. (M. Rochman)
