Kinerja Bawaslu Surabaya Lambat Dalam Menangani Laporan AMI, Dan Kayak Kodok Melompat-Lompat

 

Kinerja Bawaslu Surabaya Lambat Dalam Menangani Laporan AMI, Dan Kayak Kodok Melompat-Lompat


Surabaya, Informatika News Line (21/02/2024)

Aliansi Madura Indonesia menyampaikan kekecewaannya pada Bawaslu Kota Surabaya, karena tidak adanya kelanjutan dari laporan temuan Money Politik (Serangan Fajar) yang ditengarai dilakukan oleh beberapa oknum caleg dalam Pemilu 2024. 

AMI menemukan bukti-bukti lengkap politik uang yang dilakukan oleh calon DPR RI Dapil Jatim zyz Surabaya - Sidoarjo No Urut klm Partai mno, oknum caleg DPRD Prov Jatim Dapil Jatim zxy Kota Surabaya No Urut abc Partai opq, oknum caleg DPRD Kota Surabaya Dapil ww Surabaya No Urut km Partai bbf, namun hingga kini tidak ada kelanjutannya.



Tidak hanya disitu saja, AMI juga menyayangkan untuk pemanggilan terlapor hanya dari oknum caleg yang terbilang kalah, sedangkan dari oknum caleg yang mendapatkan banyak suara tidak dipanggil untuk dimintai klarifikasi.


Baca Juga :Bawaslu Kota Surabaya Disumpah Di Bawah Al Qur'an Di Depan AMI


"Ini merupakan bentuk kegagalan dari Bawaslu kota Surabaya, yang mana kami sudah memenuhi undangan untuk pemanggilan dan klarifikasi, bahkan kami berikan semua data maupun bukti, namun sampai saat ini tidak ada kelanjutan, maka itu kita sepakat untuk turun aksi," urai Baihaki dalam orasinya.

Baihaki Akbar Selaku Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI) juga menyampaikan dan meminta kepada pihak Bawaslu untuk memanggil terlapor sesuai no LP dan bukan melompat-lompat, Seharusnya Bawaslu Kota Surabaya memanggil terlapor no LP 06 dan bukan langsung ke no LP 07.

Sementara itu, dalam kesempatan itu pula, Eko Rinda selaku Kordiv Hukum Bawaslu kota Surabaya yang menemui perwakilan AMI menyampaikan bahwasanya saat ini sedang memanggil terlapor LP no 07, sedangkan yang lain masih belum komplit dari Bawaslu mengakui bahwa hal tersebut murni kesalahan Bawaslu.

"Hari ini kami memanggil  terlapor LP no 07, jadi tugas kami adalah untuk Klarifikasi, kemudian kita akan teruskan ke Gakumdu, nah disinilah peran yang akan menentukan, dan kami akan berkomitmen agar ini cepat selesai," tandas Eko Rinda.

Baca juga : Bagaimana Bawaslu Cegah Serangan Bakda Isya' ?

Akan tetapi penjelasan Eko Rinda ini dibantah oleh perwakilan AMI yang diundang masuk ke kantor Bawaslu Kota Surabaya.

" Yang laporan 06 saja belum diproses kok langsung ke 07, janganlah Bawaslu kerja melompat lompat kayak kodok..."

" Apa yang dilakukan oleh Bawaslu ini mengundang kecurigaan kalau Bawaslu ini ada main dengan peserta Pemilu...itu gak baik .." kata salah satu perwakilan AMI. (MIG)


Baca Juga :

Ketika Baswaslu Surabaya Menghentikan Konser Gass Poll Ahmad Dhani 

Ketua Umum AMI Minta Rakyat Jangan Golput Dan Menolak Serangan Fajar 









Lebih baru Lebih lama