Aliansi Madura Indonesia Gerudug Satpol PP Surabaya

Aliansi Madura Indonesia Gerudug Satpol PP Surabaya


Surabaya, Polkrim On Line (31/7/2023)




Belasan warga yang menamakan diri Aliansi Madura Indonesia (AMI) mengadakan unjuk rasa di depan Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpoll) PP Kota Surabaya (31/7/2023).




Membawa kendaraan dengan pengeras suara besar, Aliansi Masyarakat Madura mengecam tindakan represif sewenang-wenang yang dilakukan oleh oknum Petugas Satpoll PP Kota Surabaya.




" Kemarin itu yang diseret seret itu anak yatim.. Kalau tidak diusut...lebih baik Pak Eri mundur saja dari Kepala Satpoll PP.." teriak salah satu pendemo.



Sejumlah polisi dari Polrestabes Surabaya mengamankan lokasi kantor Satpol PP dengan barikade besi untuk mencegah terjadinya bentrokan. Beberapa anggota Satpoll PP berseragam juga tampak mengamankan lokasi dari jauh. Beberapa petugas Polisi Militer (PM) juga tampak hadir di lokasi.

"Pak Edi kita berkelahi saja di sini...kalau masalah ini tidak segera diselesaaikan...ayo kita berkelahi saja..."




Kepala Satpol PP Surabaya Eddy Cristijanto mengundang 10 perwakilan pengunjuk rasa untuk masuk dan berunding.

Setelah berunding beberapa saat, perwakilan pengunjuk rasa yang ikut dalal perundingan menyampaikan pesan bahwa semua tuntutan dipenuhi oleh kepala Satpoll PP. Oknum petugas yang berlalu sewenang-wenang akan ditindak tegas. Masyarakat boleh langsung melaporkan tindak kekerasan kepada Kepala Satpol PP dengan bukti-bukti yang cukup.

Hasil pertemuan juga menyepakati evaluasi pelayanan kepada masyarakat lebih baik di masa depan. 

Puas mendengar tuntutannya dikabulkan para pengunjuk rasa bertakbir dan membubarkan diri.

" Para pedagang yang kemarin KTP nya dirampas oleh oknum petugas bisa mengambil KTP dan lain lain di dalam.."

Para pedagang yang ikut bergabung dalam unjuk rasa segera masuk ke dalam kantor Satpol PP. Sementara pemimpin dan kelompok berbaju hitam hitam membubarkan diri.



" Syukur di sini lancar, terima kasih Pak Eri....Kita ke Satpol PP Sidoarjo..sekarang" teriak pemimpin unjuk rasa. (VIJ)









Lebih baru Lebih lama